Krusial | Banda Aceh – Taqwaddin, ICMI akan Netral. Tetapi secara Personal silakan jika ada yang terlibat sebagai Timses.

“Perlu saya sampaikan pada rapat ini bahwa terkait Pilkada Aceh, secara organisasi MPW ICMI Aceh akan bersikap netral. Begitu pula hendaknya kebijakan ini dapat diikuti oleh organisasi daerah ICMI seluruh kabupaten kota,” kata Ketua MPW ICMI Aceh Dr. Taqwaddin, di Banda Aceh, pada Sabtu, 28 September 2024.

Pernyataan itu disampaikan Taqwaddin dalam Rapat MPW yang dihadiri oleh unsur Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Majelis Pengurus yang digelar di Sekretariat ICMI Aceh, Gedung Juang, Banda Aceh, Kamis sore 27 September 2024.

Namun dalam rapat tersebut Taqwaddin juga menegaskan bahwa, secara personal silakan saja jika mau terlibat aktif mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

“Tetapi peran anda disana jangan sampai merusak keakraban kita di ICMI ini”, kata Taqwaddin.

Taqwaddin yang juga merupakan Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Tinggi Aceh, pada saat mengeluarkan pernyataan tersebut didampingi Sekretaris ICMI Aceh, Prof Rajuddin .

“Jadi pernyataan ini kita sampaikan untuk merespon pertanyaan dari kalangan wartawan,” ujarnya.

Didampingi Wakil Ketua Dr Tgk Tarmizi, Said Insya, MSi dan Abi Jafaruddin, MT serta Anggota Dewan Pakar, Dr Bustami Usman, Taqwaddin menegaskan, setelah kami berdiskusi dan membahas perihal Pilkada Aceh dengan semua peserta rapat hingga sampai pada kesimpulan bahwa secara organisasi kami memilih netral.

Dukungan Bustami ?

Dan ditambahkan bahwa dalam hal ini akan MPW ICMI Aceh akan  menyampaikan kepada semua Pengurus ICMI di seluruh kabupaten kota se-Aceh.

Selain itu perlu pula kami tegaskan bahwa sekalipun saat ini kita bisa berbeda dukungan. Tetapi ICMI seluruh Aceh baik secara organisasi maupun secara personal harus mendukung siapapun yang nantinya terpilih menjadi gubernur, bupati ataupun walikota.

“Namun sekarang, secara personal, silakan saja jika ada yang mendukung Bustami Hamzah atau mendukung Muzakkir Manaf. Begitupun di kabupaten/kota, tak masalah berbeda pilihan asal jangan kampanye di ruang rapat ini,” tegas Taqwaddin sambil tersenyum, yang disambut tawa kecil para peserta rapat yang telah terlihat ada dua kubu.

“Merespon keputusan rapat tersebut, Dr Bustami Usman, mantan Kepala Kesbangpol Aceh, ini pernyataan yang tepat dan kesimpulan yang mantap yang disampaikan oleh Pak Ketua. Ini baru pas,” kata Bustami yang saat ini sudah menjadi Dosen tetap Ilmu Pemerintahan di FISIP USK.

“Jadi bagi siapa saja yang mendukung salah satu pasangan calon, tidak perlu ragu lagi menggunakan atributnya”. tutur Bustami yang akan ambil peran mendukung salah satu Paslon.***