Krusial.com — Perusahaan Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mantap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 12.482.937.500 (10%) saham.
Chandra Daya Investasi merupakan anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Berdasarkan prospektus ringkas di media massa, Selasa (1/7//2025), CDIA menetapkan harga IPO Rp 190 per saham atau di batas atas saat penawaran awal (bookbuilding). Sehingga keseluruhan nilai IPO ini Rp 2,37 triliun.
CDIA menggelar penawaran awal alias bookbuilding pada 19-24 Juni 2025. Dan akhirnya menetapkan harga di batas atas Rp 190 dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 12,48 miliar.
Menurut manajemen CDIA dalam prospektus ringkas, dengan mengacu pada laporan keuangan per 31 Desember 2024 dan asumsi kondisi saham beredar serta ekuitas setelah IPO, maka laba per saham tahun berjalan di posisi Rp 5,22 per saham. Sedangkan book value per saham Rp 96,78.
Sehingga dengan harga IPO Rp 190, maka rasion price to book value (PBV) di angka 1,96 kali. Dan price earning ratio (PER) 36,38 kali.
Penawaran Umum
Masa penawaran umum CDIA berlangsung pada 2-7 Juli 2025. Dengan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 9 Juli 2025.
Chandra Daya Investasi (CDIA) merupakan perusahaan investasi infrastruktur dengan pemegang saham utama adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bersama dengan EGCO Group, perusahaan listrik terkemuka yang terdaftar di Thailand.
CDIA berinvestasi di bisnis infrastruktur, termasuk energi, air, kepelabuhan dan penyimpanan, serta logistik. Pemegang saham CDIA terdiri atas Chandra Asri (TPIA) sebesar 66,67% saham dan Phoenix Power BV sebesar 33,33%. Penerima manfaat akhir adalah Prajogo Pangestu.
Sepanjang 2024, CDIA membukukan pendapatan sebesar US$ 102.254.765. Perseroan memiliki tambahan kontribusi pendapatan yang berasal dari jual sewa kapal, serta penjualan daya listrik dan jasa kelistrikan lainnya.
Adapun laba tahun berjalan meningkat sebesar US$ 30.803.760 dari US$ 1.886.889 pada 2023 menjadi US$ 32.690.649 pada 2024.***
source: investor.id
Tinggalkan Balasan