Krusial.com – Polda Aceh masih memburu tiga terduga pelaku yang melarikan diri dalam operasi penangkapan jaringan narkotika di Kabupaten Bireuen. Operasi itu turut diwarnai insiden menyebabkan anggota Polisi Militer (POM) TNI AD, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan, operasi itu awalnya menyasar empat orang yang berada di dalam sebuah mobil dan diduga terlibat jaringan peredaran narkotika.

“Dari empat orang tersebut, satu yang diduga merupakan oknum anggota Brimob berhasil diamankan. Sementara tiga lainnya melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran,” ujar Joko, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, saat pengejaran berlangsung, petugas melepaskan tembakan ke arah para pelaku. Dalam situasi tersebut, peluru rekoset mengenai seseorang yang ikut membantu proses penangkapan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dan diketahui merupakan anggota Polisi Militer TNI AD, Pratu Galuh Nugraha.

Polda Aceh memastikan penyelidikan terhadap seluruh rangkaian peristiwa terus dilakukan, termasuk mengusut proses pengejaran maupun keterlibatan jaringan narkotika yang menjadi target operasi.

Di sisi lain, Kapolda Aceh telah menjalin koordinasi intensif dengan Pangdam Iskandar Muda, Danpuspomad, serta Danpomdam IM guna memastikan proses penanganan perkara berjalan transparan serta menjaga sinergi antara TNI dan Polri.

Polda Aceh juga mengajak masyarakat yang mengetahui kronologi kejadian untuk memberikan informasi kepada penyidik. Polisi meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah proses penyidikan. ***