Krusial.com — Hardi Wijaya Liong telah resmi mengirimkan permohonan pengunduran diri dari posisinya sebagai Presiden Komisaris PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) pada awal bulan November 2025.
“Pada tanggal 3 November 2025, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Hardi Wijaya Liong dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Perseroan,” tulis Adi Adriansyah Sjoekri, Corporate Secretary EMAS, pada keterangannya, Rabu (5/11).
Manajemen EMAS menyebutkan bahwa pengunduran diri ini akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Desember 2025 mendatang.
Sebagai catatan, EMAS baru saja melangsungkan IPO dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada September lalu, dengan nilai IPO jumbo mencapai Rp4,9 triliun.
Hardi Wijaya Liong juga tercatat sebagai pemegang 1,5% saham EMAS. Namun, belum genap dua bulan sejak debut perusahaannya di bursa, Hardi Wijaya Liong mengundurkan diri.
Berdasarkan data IDNFinancials.com, Hardi Wijaya Liong merupakan sosok yang tak asing di Grup Provident, salah satu konglomerasi di balik Grup Merdeka bersama dengan Grup Saratoga.
Ia merupakan salah satu dari tiga Founding Partners Provident Capital Partners Pte Ltd, mendirikan private equity tersebut pada 2004, dan kini aktif menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) sejak tahun 2023.
Sosoknya juga banyak terlibat dalam posisi manajemen perusahaan portofolio Grup Provident, termasuk sebagai Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), induk EMAS, sejak tahun 2014.
Ia juga masih menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur dan CEO PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), yang ia dirikan pada 2004, serta Wakil Presiden Komisaris Digital Realty Bersama, perusahaan data centre yang terafiliasi dengan TBIG.***
Tinggalkan Balasan