Krusial.com | Banda Aceh – Sebanyak 72 kader posyandu yang ada di 12 gampong dalam Kecamatan Mesjid Raya mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas, pelatihan yang diadakan di aula Poltekpel Malahayati Aceh, Senin (22/5/2023).
Ketua Panitia Keuchik Mukhtar dalam laporannya menhelaskan, pelaksana kegiatan ini dilaksanakan oleh Forum Keuchik Kecamatan Mesjid Raya selama dua hari mulai dari 22 – 23 Mei 2023.
“Ada 72 orang peserta pada pelatihan ini meraka merupaka perwakilan dari 12 gampong dalam Kecamatan Mesjid Raya, cuma minus satu gamong yaitu Neuhun,” terang Mukhtar.
Setiap gampong mengirimkan 6 orang terdiri dari kader posyandu, posbindu, dan KPM, terkait pendanaan ini bersumber dari dana desa yang sudah dianggarkan didalam APBG tahun anggaran 2023 pada masing gampong.
Pelatihan dilakukan secara bersama karena jauh lebih murah dan efesien, masing gampong berkontribusi dana untuk kebutuhan pelatihan.
Keuntungan lain apabila pelatihan dilakukan secara bersama adalah proses penyampaian materi lebih efektif karena peserta terdiri dari banyak gampong, saat pelatihan juga bisa saling berbagi informasi, pengalaman.
Sehingga pembelajaran positif bisa diadopsi oleh gampong lain sehingga posyandu lebih menyenangkan.
Camat Mesjid Raya, Munazar, SE dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader dalam rangka memaksimalkan kegiatan posyandu dimasing gampong dalam upaya pencegahan stunting di kecamatan Mesjid Raya karena salah satu kecamatan yang jumlah anak mengalami stunting paling banyak dan menjadi pilot project penurunan stunting di Aceh Besar, kader menjadi salah ujung tombak dalam upaya pengurangan stunting.
Targetnya Kecamatan Mesjid Raya bisa mengurangi stunting di angka dibawah 20%.
Pemerintah kecamatan Mesjid Raya sangat mengapresiasi Kegiatan pelatihan yang sudah dianggarakan oleh masing gampong merupakan wujud kepedulian dan ikhtiar untuk mengurangi jumlah anak yang mengalami stunting di kecamatan Mesjid Raya secara sistematis, pelatihan ini adalah refres dan upgrade pengetahuan bagi kader yang sudah lama menjadi kader sedangkan bagi kader yang baru menjadi tambahan pengetahuan yang nantinya semua kader akan implementasikan disaat pelaksanaan posyandu.
Pelatihan ini merupakan program lanjutan dari rangkaian kegiatan yang sudah disusun oleh pemerintah kecamatan Mesjid Raya bekerjasama dengan pemerintah gampong untuk peningkatan kapasitas Kader posyandu juga harus lebih inovatif dalam mengelola posyandu, menghadirkan suasana posyandu lebih menyenangkan sehingga balita yang hadir posyandu nyaman dan ramah balita dengan terus melakukan kaloborasi dengan puskesmas dan pemerintah gampong sebagai penopang terlaksana kegiatan posyandu.
Adapun pemateri pelatihan berasal dari tenaga kesehatan Puskesmas Mesjid Raya yang fokus memperdalam materi tentang posyandu, posbindu sedangkan Tenaga Ahli Program P3MD Kemendesa lebih fokus materi kepada KPM tentang dana desa dan stuting serta penyusunan laporan konvergensi stunting sebagai salah satu syarat gampong saat pengajuan dana desa tahap ketiga serta salah satu indek desa membangun yang setiap tahun dilakukan survey oleh menentukan status desa sesuai indikator yang sudah disusun.
Tinggalkan Balasan