Krusial.com — Emiten terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge optimistis untuk dapat memperoleh pita frekuensi pada lelang frekuensi 1,4 GHz. WIFI juga menilai potensi pasar internet tetap dengan harga terjangkau masih sangat besar.

Direktur Utama Surge Yune Marketatmo proses lelang frekuensi 1,4 GHz dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan Internet Rakyat.

“Perseroan tetap optimis dan akan mengikuti seluruh tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perseroan juga optimistis untuk dapat memperoleh pita frekuensi,” ujarnya seperti dikutip dari hasil public expose, Senin (15/9/2025).

Yune menjelaskan faktor utama rendahnya penetrasi home broadband atau internet rumah bukan karena tingginya mobilitas masyarakat, melainkan lebih disebabkan oleh harga layanan yang belum sepenuhnya terjangkau.

Berdasarkan riset dan survei yang telah dilakukan WIFI, serta referensi dari Kominfo, harga yang dianggap terjangkau adalah Rp100.000 dengan kecepatan, yakni 100 Mbps.

Hal ini sejalan dengan produk yang ditawarkan perseroan. Dengan menghadirkan layanan yang berkualitas dan harga terjangkau, lanjutnya, WIFI meyakini penetrasi home broadband di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

Menurutnya, faktor persaingan harga (price war) umumnya terjadi akibat penumpukan jaringan di lokasi yang sama, sementara penetrasi home broadband di Indonesia baru sekitar 15%, sehingga masih terdapat 85% rumah tangga yang belum terkoneksi internet.

“Kondisi ini membuka peluang pasar yang sangat besar. Selain itu, perseroan juga mencatat kinerja keuangan yang positif dengan EBITDA margin mencapai 79%,” katanya.

Masih dari hasil public expose, manajemen WIFI menyebut perseroan telah membangun sekitar 800 ribu homepass. Saat ini, proses pembangunan terus berjalan untuk mencapai target 2,5 juta homepass.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.***