Krusial.com — Tersangka kasus perjudian online berinisial FP yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) akhirnya ditangkap di Thailand dan dibawa kembali ke Indonesia untuk menjalani proses hukum.

FP ditangkap melalui kerja sama Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, Kepolisian Thailand, dan Imigrasi Thailand pada 22 September 2026.

Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo Koes Heriyanto mengatakan, tersangka sebelumnya diketahui berpindah dari Singapura ke Thailand saat polisi melakukan pencarian.

“Dari informasi yang kami dapatkan, yang bersangkutan sudah tidak berada di Singapura dan kemudian diketahui bergeser ke Thailand,” kata Setyo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

FP merupakan tersangka dalam perkara perjudian online yang melibatkan situs Empire88, 1XBET, dan AJ8KEREN. Ketiga situs tersebut menawarkan berbagai permainan judi, seperti slot, kasino dan judi bola.

Berdasarkan hasil penyidikan polisi, transaksi pada ketiga situs tersebut mencapai sekitar Rp1 triliun sepanjang Januari hingga April 2026.

Kasus ini sebelumnya mengarah pada penangkapan lima tersangka pada 13 dan 21 Juli 2026. Dari pemeriksaan, penyidik menemukan adanya dugaan penyediaan badan usaha dan rekening bank yang digunakan untuk menampung transaksi perjudian online.

FP kemudian ditetapkan sebagai DPO pada 29 Juli 2026 setelah diketahui telah meninggalkan Indonesia.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Atase Kepolisian RI di Singapura pada 10 September 2026. Setelah mendapat informasi bahwa FP telah berpindah ke Thailand, pencarian dilanjutkan melalui kerja sama dengan otoritas setempat.

FP akhirnya diamankan sekitar pukul 17.30 waktu Thailand pada 22 September 2026.

“Tersangka tersebut juga melarikan diri ke luar negeri dan dengan kerja sama kami dengan pihak Thailand, kami dapat menangkap yang bersangkutan dan membawa kembali ke Indonesia,” ujar Setyo.

Saat ini FP telah berada di Indonesia dan menjalani proses hukum. Penyidik masih mendalami peran FP serta kemungkinan keterkaitannya dengan pihak lain dalam perkara perjudian online tersebut.

Setyo mengatakan keterangan lebih rinci mengenai peran FP akan disampaikan dalam rilis resmi berikutnya. ***