Krusial | Banda Aceh — Kasus HIV/AIDS di Kota Banda Aceh mengalami peningkatan signifikan, dengan kelompok homoseksual (gay) menjadi penyumbang terbesar. Kasus HIV/AIDS pertama kali terjadi di Banda Aceh pada tahun 2008, ini merupakan kasus yang telah lama terjadi, dan pada tahun ini mengalami lonjakan yang sangat signifikan.
“HIV/AIDS pertama kali terjadi di Aceh pada tahun 2008, ini merupakan kasus yang sudah lama, namun pada tahun ini mengalami lonjakan yang begitu luar biasa,” ujar Lukman, SKM, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam wawancara bersama Pro 1 RRI Banda Aceh, Selasa (25/2/2025).
Dia mengatakan, dari lima tahun yang lalu sampai saat ini Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh sudah menangani sebanyak 530 kasus HIV/AIDS dan menurutnya banyak penularannya didominasi dari berhubungan seksual. Namun untuk penularan katagori penggunaan jarum suntik, itu sudah jarang terjadi di wilayah Aceh.
“Dari lima tahun yang lalu sampai sekarang kita sudah menangani 530 kasus HIV/AIDS di Banda Aceh, rata rata penularannya lewat hubungan seksual, untuk katagori penggunaan jarum suntik untuk di Aceh jarang penyebarannya,” ungkap Lukman.
Lukman mengungkapkan, bahwa hal seperti ini sekarang sudah menjadi sebuah tren bagi kalangan homoseksual , dia juga mengatakan ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular tersebut.
“Kita dari dinas kesehatan dan juga seluruh pemerintahan akan terus berupaya untuk membrantas dan mencegah peredaran penyakit ini khususnya di kota Banda Aceh,” Tambah Lukman.
Tambahnya, dia menegaskan bahwa pencegahan HIV/AIDS membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus mengintensifkan edukasi serta menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik guna menekan penyebaran virus ini.
“Untuk mencegahnya kita harus dari kesadaran diri kita sendiri, jadi kita dan seluruh elemen masyarakat juga harus saling berperan aktif, pemerintahan juga harus menyediakan layanan kesehatan yang baik, guna menekan penyebaran virus ini,” pungkasnya.***
Tinggalkan Balasan