Krusial — James Howells, pria yang kehilangan hard wallet Bitcoin (BTC) senilai US$872 juta, mengatakan bahwa ia ingin membeli lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di mana menjadi lokasi terakhir hard wallet tersebut diketahui.

Rasa frustasi Howells semakin meningkat setelah Pengadilan Inggris menutup kasus hilangnya 8.000 Bitcoin miliknya dan menetapkan ribuan Bitcoin itu milik Dewan Kota Newport sesuai aturan yang berlaku.

“Saya tertarik membeli lokasi TPA tersebut,” ujar Howells.

Pernyataan itu diungkapkan usai Howells khawatir lantaran TPA tersebut akan segera ditutup oleh dewan kota pada tahun fiskal ini, dan membangun pembangkit tenaga surya di sebagian lahan tersebut.

Sampai saat ini, ahli IT tersebut bingung lantaran Dewan Kota Newport terus-menerus menolak penggalian TPA, meski Howells menyarankan memakai teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menemukan hard drive tersebut tanpa membebani pajak negara.

Tetapi, para pejabat menyebut pembongkaran TPA atau penggalian limbah bisa mengakibatkan dampak negatif yang cukup besar untuk lingkungan.

Tambahan informasi, 8.000 Bitcoin milik Howells jika dihitung berdasarkan harga saat ini valuasinya mencapai US$872,91 juta, dengan harga tertinggi sepanjang masa di US$109,114.***