Krusial.com | Simeulue – Risby Jones (23) oknum turis WNA asal Australia, diamankan masyarakat dan pihak berwajib, setelah menganiaya dan melukai warga Simeulue, Edi Ron (39) warga desa Lantik, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue pada Kamis 27 April 2023.

Korban dilarikan ke RSUD Simeulue, mendapat 50 jahitan pada pergelangan kaki kanan, serta diduga ada urat tumit kaki putus dan tulang retak.

“Kejadiannya semalam, luka kaki saya dijahit 50 jahitan, dan tulang tumit saya retak”, Edi Ron yang masih dirawat instensif di RSUD Simeulue.

Eri Saljuna isteri korban meminta tanggungjawab dari pelaku, setelah mendapat penjelasan dan mengutip pemberitahuan dari medis RSUD Simeulue, untuk kembali pulih suaminya hingga normal berjalan, korban tidak dibenarkan untuk bergerak dalam kurun waktu selama tiga bulan.

“Kami sekeluarga meminta tanggungjawab dari turis itu, sebab kami mendapat keterangan dari dokter, bila untuk kembali normal suami saya berjalan, maka suami saya tidak diperbolehkan bergerak selama tiga bulan. Maka selama tiga bulan untuk kebutuhan hidup kami dan anak-anak kami, harus menjadi tanggugjawab pelaku”, kata Isteri korban.

Direktur RSUD Simeulue Nadir Fuadi mengatakan, OS rujukan dari puskesmas dengan keluhan luka robek di bagian bawah mata kaki kanan setelah di lempar sepeda motor ke bagian kaki dan di duga terkena gear sepeda motor.

Informasi dari warga setempat, awalnya ada dua warga yang hendak berbelanja pada salah satu kedai yang ada di desanya, namun dalam perjalanan tiba-tiba di kagetkan kemunculan sosok manusia tanpa berbusana dari dalam parit di pinggir ruas jalan umum yang menghubungkan sejumlah Kecamatan yang ada di pulau Simeulue.

Kemudian karena ketakutan kedua warga mempercepat laju kenderaannya menuju disalah satu warung kopi yang masih buka melayani konsumen, ternyata sosok tanpa berbusana yang kagetkan dan mengejar kedua warga ternyata oknum WNA yang menginap di  Moonbeach Resort yang ada di Pantai Desa Lantik, Kecamatan Teupah Barat.

Oknum WNA tanpa busana itu mengejar hingga ke warung kopi dan naas pada saat itu korban sedang jongkok di pinggir jalan, kemudian pelaku sempat memukul bahu kanan Edi Ron dan belum puas pelaku menemukan satu unit kenderan roda dua yang parkir dilokasi.

Pelaku mengangkat bagian belakang satu unit kenderaan roda dua jenis Honda Beat yang hingga menimpa dan melukai tubuh korban pada bagian kaki, dan setelah melukai korban lalu pelaku kembali memukul dinding warung kopi, sehingga spontan memancing emosi warga.

Warga yang ada dilokasi langsung mengejar dan meneriaki pelaku orang gila, disebabkan setelah mengetahui pelaku tidak berbusana, dan berhasil dikejar dan ditangkap warga, selanjutnya tidak lama kemudian diamankan dan ditangani pihak Polri dan TNI yang tiba dilokasi kejadian.

“Iya benar, semalam ada warga kita yang terluka akibat ulah oknum turis WNA. Dan kelakuan oknum WNA ini tentunya tidak elok, apalagi saat ini masyarakat kita masih dalam suasana lebaran idul fitri”, kata Muhsin, Camat Teupah Barat.