Krusial.com — Dalam era digital yang serba cepat, komunikasi nirkabel telah menjadi kebutuhan pokok. Namun, di tengah padatnya kota dengan gedung-gedung tinggi yang menjulang, kualitas sinyal sering kali terdegradasi bahkan dapat menimbulkan area blank spot.

Menjawab tantangan ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sebuah reflektor untuk meningkatkan kualitas sinyal nirkabel. Inovasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas sinyal khususnya pada frekuensi 3,5 GHz.

Menurut Taufiqqurrachman Periset BRIN yang terlibat dalam penelitian ini, reflektor merupakan solusi alternatif yang lebih murah. Solusi ini juga dianggap lebih praktis dibandingkan pembangunan menara BTS yang membutuhkan biaya besar dan ruang terbuka.

“Reflektor ini didesain dengan ukuran kecil dan dapat ditempel di tembok gedung-gedung tinggi atau tiang. Fungsinya untuk memantulkan sinyal komunikasi ke arah pengguna yang terhalang bangunan, sehingga kualitas sinyal menjadi lebih stabil,” kata Taufiq, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/6/2025).

Dalam risetnya, Taufiq mendesain reflektor berbentuk lingkaran dengan dua jenis bahan substrat berbeda: FR4 dan F4BMX220.
“Keduanya diuji secara simulasi untuk melihat performa substrat dielektrik dalam memantulkan sinyal, menyerap sinyal.” ucapnya.

“Kemudian seberapa lebar jangkauan frekuensinya (bandwidth), termasuk ketika arah datangnya sinyal berubah.” Hasilnya, lanjut Taufiq, F4BMX220 terbukti lebih unggul.

Meski bandwidth-nya lebih sempit dibanding FR4, reflektor dari bahan ini mampu memantulkan sinyal dengan daya tinggi.
Bahan ini tetap bekerja stabil hingga sudut datang sinyal 60 derajat.

Kemampuan ini menjadikannya cocok digunakan sebagai pemantul sinyal di lingkungan perkotaan. “Gelombang elektromagnetik frekuensi 3,5 GHz yang digunakan dalam riset ini merupakan frekuensi penting dalam jaringan komunikasi modern, seperti 5G.

Namun, frekuensi tinggi seperti ini lebih mudah terganggu oleh hambatan fisik seperti dinding dan gedung beton. Di sinilah reflektor berperan penting untuk mengarahkan ulang sinyal agar tetap menjangkau pengguna,” pungkasnya.

Dengan reflektor hasil riset ini, BRIN membuka peluang bagi penguatan jaringan nirkabel di kota besar. Solusi ini dinilai efisien, murah, dan mudah diterapkan dalam konsep kota pintar (smart city) di masa depan.***