Krusial | Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI akan membagikan dividen final tahun buku 2024 senilai total Rp 31,3 triliun atau Rp 208,4 per saham.

Adapun tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 10 April 2025 hari ini. Cum dividen merupakan tanggal terakhir investor dapat membeli saham tertentu untuk berhak menerima dividen dari emiten.

Tanggal pembayaran dividen Bank Rakyat Indonesia (BBRI) akan dilaksanakan pada 23 April 2025.

Pada perdagangan 9 April kemarin, saham BRI melemah 0,27% ke Rp 3.630. Sebelumnya, pada 8 April, BBRI anjlok hingga 10,12% sejalan dengan longsornya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Jika mengacu pada harga saham kemarin, maka potensi yield dividen final BBRI sekitar 5,7%.

Harga Wajar

Adapun Phintraco Sekuritas menjadikan BBRI sebagai salah satu saham pilihan utama untuk Kamis (10/4/2025).

Menurut Phintraco, IHSG berpeluang rebound mencoba menutup sebagian gap ke kisaran 6.160-6.270 di Kamis ini. Jika euforia cukup besar, penguatan IHSG dapat berlanjut sampai dengan kisaran 6.450-6.500.

“Kebijakan penundaan implementasi sebagian reciprocal tariffs oleh Pemerintah AS memberikan waktu yang lebih lama bagi Pemerintah Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS. Secara global, kebijakan tersebut juga meredam potensi bertambahnya daftar negara yang melakukan aksi balasan,” jelas Phintraco.

Phintraco sendiri menaksir harga wajar saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 5.325. Sehingga ada potensi upside sekitar 46%.***