Krusial | Jakarta — Badan Pusat Statistik mengungkapkan fenomena bahwa selama periode 2021-2024 selalu terjadi inflasi setiap bulan April. Demikian diungkapkan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, Senin (28/4/2025) di Jakarta.
Pada April 2024, misalnya, inflasi tercatat mencapai 0,25 persen setelah mengalami deflasi pada bulan sebelumnya. “Ini melanjutkan tren yang sudah terjadi selama empat tahun terakhir,” ujarnya.
Menurut Pudji, dalam empat tahun terakhir setiap bulan April seringkali berdekatan dengan momen Ramadan dan Idulfitri. Saat itu kebutuhan masyarakat meningkat tajam sehingga mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas.
Inflasi April tertinggi terjadi pada 2022 yaitu sebesar 0,95 persen. Saat itu, puncak inflasi bertepatan dengan periode Ramadan.
Dari sisi komponen, inflasi April biasanya didominasi oleh inflasi inti. Namun pada 2022, inflasi terbesar justru berasal dari komponen harga bergejolak.***
Tinggalkan Balasan