Krusial.com — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, melaporkan perkembangan harga cabai rawit nasional. Ia menyebut harga cabai rawit turun pada pekan ketiga September 2025.

Secara umum, harga cabai rawit menurun 4,67 persen dibanding Agustus 2025. Rata-rata harga nasional kini sebesar Rp48.781 per kilogram.

Harga acuan penjualan cabai rawit ditetapkan Rp40 ribu hingga Rp57 ribu per kilogram. “Untuk harga cabai rawit, mengalami penurunan di pekan ketiga September,” ucapnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Meski begitu, harga cabai rawit sangat bervariasi di tiap daerah. Kabupaten Nduga mencatat harga tertinggi Rp200 ribu per kilogram, sedangkan terendah Rp15 ribu per kilogram.

“Harga tertinggi masih ditemukan di Kabpaten Nduga Rp200 ribu per kilogram, sedangkan harga terendah Rp15 ribu per kilogram, Keeudian Kabupaten Mappi harga cabai rawitnya Rp170 ribu per kilogram dan Kabupaten Deiyai Rp170 ribu per kilogram,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut kondisi harga cabai rawit saat ini relatif baik. Tito mengatakan, biasanya cabai rawit mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. 

Namun pada September 2025, harganya lebih terkendali dibanding periode sebelumnya. “Nah Cabai Rawit yang biasanya Juga mengalami enaikan hharganya tinggi, tapi sekarang cabai rawit juga relatif baik harganya,” ucapnya.***