Krusial.com – Saham empat emiten akan diperdagangkan mulai sesi I Kamis (18/12/2025) setelah pengangkatan suspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu disampaikan Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterbukaan informasi dikutip pada Rabu (17/12/2025).

Saham empat emiten yang akan ditransaksikan mulai besok antara lain;

  • PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA)
  • PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)
  • PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN)
  • PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)

BEI mensuspensi saham sejumlah emiten tersebut pada rentang waktu yang berbeda-beda, seiring kenaikan harga secara akumulasi yang signifikan.

Suspensi saham MINA dimulai Senin (8/12). Sebelum disuspensi, harga sahamnya melonjak 14,55% menjadi Rp488 pada penutupan transaksi sesi II, Jumat (5/12/2025), dengan volume perdagangan 2,14 miliar dalam 142.868 kali senilai Rp1 triliun.

Sejak sebulan terakhir saham MINA melesat 101,65% atau Rp246 per saham. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham emiten ini adalah Hapsoro, suami Ketua DPR RI Puan Maharani.

Sementara itu, suspensi saham TRUE dimulai pada Jumat (5/12/2025). Sehari sebelumnya, saham emiten ini melesat 34,12% menjadi Rp228 pada penutupan sesi II hari Kamis (4/12/2025).

Jumlah saham diperjualbelikan mencapai 882,55 juta dalam 47.107 kali transaksi senilai Rp189,41 miliar.

Saham emiten ini melonjak 107,27% atau Rp118 sejak sebulan terakhir. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham TRUE yakni Heriyanto.

Kemudian, saham IBFN juga mencatat penguatan harga hingga 10,5% menjadi Rp115 pada penutupan perdagangan Jumat, 28 November 2025. Saat itu, volume saham diperdagangkan mencapai 3,96 juta dalam 313 kali transaksi senilai Rp440,45 juta.

Terakhir, saham UNSP ditutup menguat 9,77% menjadi Rp382 per saham, kemarin (16/12). Jumlah saham diperjualbelikan tercatat 3,28 juta lembar dalam 126 kali transaksi senilai Rp1,25 miliar.

Sejak sepekan dan sebulan lalu, saham emiten ini kini sudah melonjak masing-masing 29,93% dan 93,91%. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham UNPS adalah Keluarga Bakrie.***