Laporan : Krusial
Krusial.com| Aceh Selatan – Pasca bencana banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Aceh Selatan pada Kamis (1/9/2022) lalu, Kepala Pelaksana BPBA Dr. Ir. Ilyas, MP didampingi Dandim 0107/ Aceh Selatan Letkol Arh. Helmy Ariansyah, SE beserta Kalaksa BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, A. SE, MSi meninjau lokasi bencana abrasi di Desa Kedai Padang, Kecamatan Kluet Utara, Sabtu (3/9/2022).
Sebelumnya, Kalaksa BPBA, Dandim Aceh Selatan, Kalaksa BPBD Aceh Selatan dan Pasiter Kodim 0107/ Aceh Selatan Kapten Inf. Junaidi, terlebih dahulu meninjau dan terlibat langsung kegiatan gotong royong pembersihan puing-puing material longsoran yang menimpa rumah warga Desa Lhok Bengkuang Kecamatan Tapaktuan.
Kegiatan ini melibatkan langsung anggota Kodim 0107/ Aceh Selatan dan Anggota Koramil 01/Tapaktuan serta mendirikan tenda untuk tempat barang barang yang selamat dan masih bisa dipakai korban.
Bencana banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Aceh Selatan pada Kamis (1/9/2022) akibat tingginya intensitas hujan.
Banjir sempat merendam pemukiman beberapa kecamatan di Aceh Selatan bahkan menggerus rumah warga, tidak hanya itu, bencana longsor juga terjadi di beberapa desa di kabupaten tersebut hingga menimbun bagian rumah warga.
Di Desa Kedai Padang, Kunjungan Kepala Pelaksana BPBA ini disambut langsung oleh Camat Kluet Utara, Misbah S.Ag, Danramil 06/ Kluet Utara Letda Wadriadis, Keuchik dan warga setempat serta unsur Muspika Kluet Utara dan Babinsa Koramil 06 Kluet Utara.
Kepala pelaksana BPBA Dr. Ir. Ilyas, MP menyampaikan bahwa BPBA akan terus melakukan upaya-upaya untuk menanggulangi dampak bencana alam yang terjadi di Aceh Selatan.
” Kami sudah mengeluarkan rekom untuk bantuan rehab rekon untuk BNPB, untuk Aceh Selatan pada tahun 2022 ini sudah di akomodir,” ucapnya.
Ilyas melanjutkan pihaknya berharap agar pemerintah baik itu kabupaten, provinsi DPRK, DPRA dan stakeholder terkait lain agar sama-sama mendiskusikan penanganan abrasi di Desa Kedai Padang.
” DPRA khususnya dapil Aceh Selatan agar dapat duduk bersama untuk menentukan solusi musibah abrasi di Kedai Padang ini,” lanjutnya.
Sementara itu lanjut Ilyas, Pj Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki saat ini sangat konsen terkait bencana yang terjadi di seluruh kabupaten di Aceh, menurutnya BPBA selalu diinstruksikan untuk waspada.
” Apalagi saat ini kondisi di Kedai Padang ini sudah sangat parah, jika dibiarkan akan terjadi kerusakan yang lebih parah hingga dapat memutuskan badan jalan dan kehilangan Masjid, sekali lagi mari kita duduk bersama untuk mencari solusi dalam menangani bencana yang terjadi di Desa Kedai Padang ini,” tutupnya
Dandim Aceh Selatan, Letkol Arh. Helmy Ariansyah kepada wartawan menyampaikan, jajarannya Kodim 0107 Aceh Selatan selalu bersinergi dengan Pemda Aceh Selatan melalui BPBD Aceh Selatan untuk menanggulangi dampak bencana di kabupaten tersebut.
” Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Aceh Selatan dan stakeholder terkait lainnya dalam rangka menanggulangi dampak bencana di Aceh Selatan,” ucapnya.
Tak hanya itu lanjut Dandim, para Babinsa di setiap Koramil juga terlibat aktif memberikan edukasi, sosialisasi hingga penanganan langsung terhadap dampak bencana.
” Dengan sinergitas yang ada ini, kami terus melakukan upaya-upaya untuk penanggulangan dan penanganan terhadap dampak bencana di Aceh Selatan, semoga bencana di Aceh Selatan dapat kita minimalisir bersama,” tandasnya.
Tinggalkan Balasan