Krusial.com — Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali transaksi saham delapan emiten mulai sesi I di pasar regular dan pasar negosiasi, Kamis (22/1/2026). Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyampaikan hal itu dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026).
Sejumlah emiten yang lepas dari suspensi perdagangan antara lain:
- PT Soechi Lines Tbk (SOCI)
- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)
- PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
- PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS)
- PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE)
- PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA)
- PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)
- PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)
Suspensi terhadap sejumlah emiten itu berlangsung pada periode berbeda pekan lalu hingga hari ini. Kebijakan suspensi dilayangkan terkait kenaikan harga saham secara kumulatif yang signifikan.
Saham SOCI naik 19,49% menjadi Rp705 per saham pada penutupan perdagangan 12 Januari, sehari sebelum suspensi dimulai pada 13 Januari. Harga saham emiten milik duet Paulus Utomo dan Go Darmadi ini melesat 69,47% atau Rp289 sejak sebulan terakhir.
Saham BIPI menguat 12,22% menjadi Rp202 pada penutupan transaksi saham awal Januari lalu (9/1). Saham emiten milik Halim Jusuf ini melayang 132,18% atau Rp115 dalam sebulan terakhir.
Harga saham MDIA ditutup naik 10% menjadi Rp110 pada transaksi saham awal pekan lalu (12/1). Saham emiten milik Keluarga Bakrie ini terkerek 30,95% atau Rp26 dalam sebulan.
Sementara itu, saham IBOS terangkat 9,52% menjadi Rp138 pada penutupan transaksi kemarin, Selasa (20/1). Dalam sepekan terakhir, sahamnya terkerek 21,05% atau Rp24, bahkan melesat 100% atau Rp69 per lembar dalam sebulan.
Saham HOPE juga ditutup melesat menyentuh batas auto-reject atas (ARA), naik 24,48% menjadi Rp356 pada perdagangan Selasa (20/1). Dalam sepekan dan sebulan terakhir, saham emiten milik Then Lie Hwa ini terkerek masing-masing 54,78% atau Rp126 dan Rp163,70% atau Rp221 per lembar.
Saham ZATA hanya naik 5,5% menjadi Rp115 pada penutupan perdagangan Selasa (20/1), namun dalam sepekan dan sebulan terakhir, saham emiten milik Asep Sulaiman Sabanda ini melesat 88,52% atau Rp54 dan meroket 91,67% atau Rp55 per saham.
Harga saham BAIK ditutup menguat hingga menyentuh ARA pada perdagangan Selasa (20/1) ke level Rp264. Saham emiten milik duet Nanang Suherman dan Yeni Isnawati ini juga telah melesat 54,39% atau Rp93 dalam sepekan, dan meroket 100% atau Rp132 per saham dalam sebulan.
Terakhir, saham VISI juga menyentuh ARA, naik 24,86% menjadi Rp462 pada penutupan transaksi Selasa (20/1/2026). Sepekan terakhir, saham emiten milik David Dwiputra ini melejit 81,89% atau Rp208 per lembar, dan dalam sebulan, melayang 134,52% atau Rp265 per lembar.***
Tinggalkan Balasan