Laporan : Safdar.S
Krusial.com| Aceh Selatan– Guna mewujudkan sistem informasi desa atau gampong yang transparansi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan bersama Muspika Kluet Utara menggelar pelatihan Sistem Informasi Gampong (SIGAP) di gedung serbaguna Kecamatan Kluet Utara, Jumat (21/10/2022).
Kabid Pemberdayaan Kelembagaan DPMG Aceh Selatan Masrizal SE menjelaskan bahwa aplikasi SIGAP merupakan aplikasi yang akan digunakan oleh aparatur gampong untuk menghimpun data dan informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di gampong.
Masrizal melanjutkan ada beberapa dasar hukum yang menjadi landasan SIGAP, diantaranya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, pasal 86 ayat (2) dan
Peraturan Gubernur Aceh nomor 33 tahun 2021 tentang sistem informasi gampong.
” SIGAP berfungsi sebagai m
edia pengelolaan data kependudukan, baik itu perencanaan dan penganggaran APBG, pengelolaan data Baitul Mal Gampong dan data sektoral lainnya sesuai dengan kebutuhan gampong,” jelasnya.
Ia melanjutkan, SIGAP adalah media pendukung pelayanan pemerintahan gampong kepada masyarakat secara cepat dan tepat yang meliputi Profil Gampong, Regulasi, Kegiatan dan Kinerja Gampong,
Dokumen Pembangunan, Laporan Keuangan, Peta Gampong, jumlah penduduk dan pencapaian Sustainable Development Goals Gampong.
” Harapannya, setiap jenjang pemerintahan akan menggunakan data dan informasi yang tersedia dalam aplikasi ini sebagai basis data perencanaan dan penganggaran menurut kewenangan masing-masing,” imbuhnya.
Panduan Penggunaan SIGAP versi 1.7.5 (2020)
Sementara itu, hadir sebagai pemateri sekaligus memberikan testimoni dalam melaksanakan pemerintahan desa berbasis data informasi, Keuchik Kampung Sapik Kecamatan Kluet Timur, Muzakkir Addin menjelaskan bagaimana kiat yang dilakukan oleh perangkat desa dalam mewujudkan informasi yang transparan melalui website kepada masyarakat.
” Dengan menjalankan fungsi dan tugas yang ada pada masing-masing perangkat dan operator di desa, kita dapat menyampaikan informasi yang transparan kepada masyarakat desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muzakkir mengatakan dengan adanya penyajian informasi yang transparan tersebut maka desa dapat dengan mudah menghadirkan informasi – informasi penting kepada warga dan dapat merencanakan pembangunan desa dengan baik.
” Progam SIGAP sangat penting dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan yang transparansi dan berkeadilan,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Kluet Utara, Misbah S.Ag mengatakan mewakili Muspika dirinya sangat mendukung pelatihan SIGAP tersebut, ia berharap agar materi dalam pelatihan tersebut dapat diserap oleh peserta dengan baik dan segera dapat dilaksanakan oleh setiap desa.
” Kami berharap pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan para peserta dapat memahami materi yang ada serta dapat segera ditindaklanjuti dalam pelaksanaan pemerintahan desa,” harapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Badan Kerjasama Antar Gampong (BKAG) Kluet Utara, Safruddin menyampaikan dirinya sangat mendukung adanya program SIGAP, menurutnya hal ini menjadi kerangka penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparansi serta berbasis website.
” Dengan adanya SIGAP ini tentu saja akan lebih mengoptimalkan fungsi pembinaan dan pengawasan secara efektif dan efisien oleh DPMG sehingga terwujudnya pembangunan desa yang lebih baik,” tandasnya.
Tinggalkan Balasan