Krusial.com – Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan Universitas Syiah Kuala (PRITP-USK) menggelar Rapat Kerja (Raker) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi di bidang teknologi pakan menuju pusat riset yang unggul dan berdaya saing global.
Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus PRITP-USK tersebut berlangsung di Gedung Amanah, Ladong, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (18/7/2026). Rapat kerja menjadi forum evaluasi kinerja, penyusunan program kerja, serta penajaman arah kebijakan pengembangan pusat riset dalam mendukung kemajuan sektor peternakan nasional.
Ketua PRITP-USK, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah capaian yang berhasil diraih sejak pusat riset tersebut didirikan pada 5 April 2024.
Salah satu pencapaian yang membanggakan, kata Samadi, adalah keberhasilan PRITP-USK meraih predikat Pusat Terbaik Universitas Syiah Kuala dengan Grade A selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2024 dan 2025.
Selain itu, PRITP-USK juga terus memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pengembangan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi di tingkat nasional maupun internasional. Kolaborasi tersebut meliputi penelitian, pengembangan inovasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga hilirisasi hasil riset.
Sejak berdiri, PRITP-USK juga aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan asistensi terhadap berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan pengembangan peternakan dan penyediaan pakan berkelanjutan.
Menurut Samadi, berbagai capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi PRITP-USK untuk terus meningkatkan kualitas riset yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha.
“Melalui rapat kerja ini, kami ingin menyatukan visi seluruh pengurus dalam merumuskan program-program strategis yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar inovasi yang dihasilkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi pembangunan peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan, PRITP-USK berkomitmen untuk terus menghasilkan riset-riset inovatif yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam mendukung ketahanan pakan, meningkatkan produktivitas peternakan, serta memperkuat daya saing sektor peternakan Indonesia.
Melalui rapat kerja ini, PRITP-USK diharapkan semakin solid dalam menjalankan berbagai program strategis, memperluas jejaring kolaborasi, serta mempercepat lahirnya inovasi teknologi pakan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan peternakan berkelanjutan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.***
Tinggalkan Balasan