Krusial.com – Nelayan di Gampong Gunung Cut, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan segera mengambil langkah konkret untuk menangani pendangkalan muara Pelabuhan Gunung Cut yang dinilai semakin membahayakan aktivitas melaut.

Muara yang menjadi akses utama keluar masuk perahu nelayan tersebut kini mengalami pendangkalan, dipenuhi karang dangkal, serta sebagian tertutup bongkahan batu pemecah ombak (waterbreak) yang longsor. Kondisi itu disebut meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat gelombang laut sedang tinggi.

Salah seorang nelayan, Hasbi, mengatakan para nelayan setiap hari harus menghadapi risiko keselamatan karena tidak memiliki jalur alternatif menuju laut.

“Tidak sedikit yang telah menjadi korban. Saat ombak besar datang, banyak perahu terhempas ke karang dangkal hingga lambung perahu pecah. Nelayan juga mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut,” ujar Hasbi, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, Pelabuhan Gunung Cut merupakan satu-satunya pelabuhan yang melayani aktivitas nelayan di Kecamatan Samadua. Karena itu, normalisasi muara dan perbaikan infrastruktur pelabuhan menjadi kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat pesisir.

Hasbi juga mengingatkan adanya komitmen Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, yang melalui tim pemenangannya pada masa kampanye pernah menyampaikan rencana perbaikan pelabuhan tersebut. Para nelayan berharap komitmen tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kami berharap Bupati dapat segera turun meninjau langsung kondisi di lapangan. Potensi hasil laut di Samadua sangat besar. Jika pelabuhan ini dibenahi, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus berpotensi menambah pendapatan daerah,” katanya.

Menurut para nelayan, pembangunan sektor perikanan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi hasil tangkapan, tetapi juga harus didukung dengan infrastruktur pelabuhan yang aman dan memadai untuk menunjang keselamatan serta kelancaran aktivitas melaut.

Masyarakat pesisir berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bersama instansi terkait segera melakukan normalisasi muara, menata kembali waterbreak yang longsor, serta meningkatkan fasilitas Pelabuhan Gunung Cut agar aktivitas nelayan dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan produktif.***