Krusial.com — Amerika Serikat (AS) semakin unggul dalam jumlah kepemilikan Bitcoin, meninggalkan China yang hampir menyalip posisi tertinggi.

Melansir Bitcoin Treasuries, Minggu (19/10/2025), AS berhasil menggandakan jumlah Bitcoin hingga 325 ribu Bitcoin usai berhasil menyita sebagian aset konglomerat asal Kamboja.

Angka ini merupakan yang tertinggi di kalangan institusi pemerintahan, di mana posisi kedua diisi China dengan jumlah konstan 190 ribu Bitcoin. Sebelumnya posisi tertinggi hampir disalip China, sebab keduanya hanya memiliki selisih jumlah yang begitu tipis.

Sementara itu, posisi berikutnya tidak mengalami perubahan signifikan yakni Inggris dengan 61 ribu Bitcoin, dan Ukraina 46 ribu Bitcoin.

Selanjutnya, kepemilikan ribuan Bitcoin ditempati oleh Uni Emirat Arab, Bhutan, dan El Salvador dengan masing-masing 6.420 Bitcoin, 6.371 Bitcoin dan 6.353 Bitcoin yang mayoritas berasal dari penambangan.***

Disclaimer: Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan. Setiap orang diimbau melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar cryptocurrency.