Krusial.com — Paxos, perusahaan penerbit stablecoin, menyatakan keliru mencetak stablecoin PYUSD milik PayPal senilai US$300 triliun, Rabu (15/10/2025). Namun, setelah menyadari kesalahan tersebut, diam-diam Paxos membakar token tersebut tanpa merugikan pengguna mana pun.
Adapun kesalahan tersebut terjadi usai Paxos membuat kelebihan stablecoin PYUSD selama transfer internal, di mana itu menjadi kesalahan teknis internal. Mengetahui kejadian tersebut, Paxos pun menyebut bahwa dana pelanggan tetap aman dan masalah telah teratasi dengan baik.
Sebagai informasi, jika kekeliruan ini benar-benar terjadi dan tidak teratasi, maka akan menjadi kekhawatiran nyata untuk ekosistem stablecoin. Terlebih, hal itu akan mengguncang kepercayaan terhadap token dan seluruh sektornya.
Selain itu, Paxos telah beberapa kali berurusan dengan hukum, dan PYUSD juga menghadapi pengawasan publik. Hampir tepat setahun yang lalu, kapitalisasi pasar PYUSD pernah turun 40% tanpa peringatan, hingga menimbulkan kekhawatiran akan manipulasi.***
Disclaimer: Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan. Setiap orang diimbau melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar cryptocurrency.
Tinggalkan Balasan