Krusial.com — BNB kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan menembus level US$1.080 pada Minggu (21/09), setelah beberapa kali mencatatkan ATH baru dalam 3 bulan terakhir, menurut data CoinMarketCap.

Namun, di tengah reli tersebut, saham CEA Industries Inc. (BNC) justru tertekan. Sahamnya anjlok lebih dari 11% di perdagangan reguler sebelum kembali menguat 10% pada sesi after hours, Jumat lalu.

Pelemahan ini tidak lepas dari kondisi keuangan perusahaan yang tengah menghadapi tekanan. Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan pendapatan CEA anjlok hingga 66,9%, dengan margin operasional mencapai -101,22% dan margin bersih -100,49%, menandakan kerugian besar pada profitabilitas.

Meski begitu, CEA tetap agresif memperbesar eksposur ke BNB. Lewat unit perbendaharaan bernama BNB Network Company, perusahaan ini telah membeli 200.000 token BNB senilai US$160 juta, menjadikannya pemegang cadangan BNB terbesar di kalangan korporasi.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi baru perusahaan yang sepenuhnya berfokus pada BNB,” ujar manajemen.

Aksi borong BNB tersebut dilakukan setelah CEA menutup pendanaan private placement senilai US$500 juta yang dipimpin oleh 10X Capital dan YZi Labs.

Ke depan, CEA berencana terus menambah kepemilikan BNB hingga seluruh dana perbendaharaan terserap. Jika semua waran hasil penggalangan dana dieksekusi, alokasi investasi ke BNB bisa mencapai US$1,25 miliar.***

Disclaimer: Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan. Setiap orang diimbau melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar cryptocurrency.