Krusial.com — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sarah Sadiqa, menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pelantikan pada Rabu (17/9/2025), di Istana Negara, Jakarta, Sarah menggantikan posisi Hendrar Prihadi.
Simak profil dan perjalanan karir Sarah Sadiq yang kini resmi menjabat sebagai Kepala LKPP. Salah satunya, Sarah pernah mendapatkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya sebanyak dua kali.
Sarah Sadiqa, lahir 18 Januari 1970, dipercaya mengemban amanah memimpin LKPP menggantikan yang sebelumnya. Jika dilihat kiprah panjangnya di birokrasi pemerintahan sangat kuat.
Perempuan kelahiran Jakarta ini menyelesaikan studi S2 Master of Science di Northeastern University tahun 1999. Sebelumnya, ia meraih gelar S1 hukum di Universitas Trisakti tahun 1992.
Sebelum menjabat Kepala LKPP, Sarah menduduki posisi Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan. Jabatan ini ia emban sejak Februari 2020 hingga September 2025.
Ia juga pernah menjabat Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi. Posisi tersebut diemban pada periode Juli 2015 hingga februari 2020
Riwayat kariernya mencakup Direktur Direktorat Pelatihan Kompetensi dari Februari 2014 hingga Juli 2015. Sarah juga memimpin Direktorat Pengembangan Sistem Katalog Oktober 2013 sampai Februari 2014.
Sebelumnya, ia menjabat Direktur Perencanaan Pengadaan RAPBN pada Januari hingga Oktober 2013. Sarah juga mengemban tugas sebagai Direktur Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional.
Selain aktif di birokrasi, Sarah Sadiqa juga menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya. Prestasi tersebut memperlihatkan konsistensi dan pengabdiannya dalam pelayanan publik.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya XX Tahun diraih Sarah pada 2015. Ia juga menerima Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2005.
Jabatan barunya menjadi bagian penting dalam rekam jejaknya. Penunjukan Sarah Sadiqa menegaskan peran penting aparatur sipil negara dalam menjaga keberlangsungan kebijakan pemerintah.***
Tinggalkan Balasan