Krusial.com — 6 institusi tercatat menguasai 4,62 miliar XRP senilai US$15,1 miliar setara Rp244 triliun, melansir XRP Reserve Tracker, Kamis (14/8/2025). Data menunjukkan Ripple Labs menjadi pengendali terbesar, dengan genggam 4,61 miliar token.

Selain Ripple Labs, PulseX memiliki 3,25 juta XRP, sementara The Root Network mengantongi 1,08 juta XRP meski kepemilikannya turun tipis 0,11% dalam tujuh hari terakhir. Perusahaan BC Bud Co juga tercatat memegang 99,21 ribu XRP, sedangkan PulseChain memiliki 57,87 ribu XRP.

Di posisi terakhir, Worksport dari sektor energi memegang 16,34 ribu XRP dengan lonjakan kepemilikan sebesar 26,17 persen dalam sepekan.

Lebih jauh lagi, tren pembentukan cadangan XRP strategis ini berhasil mendorong kapitalisasi pasarnya mencapai US$209,9 miliar, menempatkannya sebagai aset crypto terbesar ketiga di dunia dan aset paling berharga ke-90 di dunia, menurut data Companies Market Cap.

Adapun, peningkatan gelombang adopsi oleh institusi ini dilatarbelakangi oleh penyelesaian sengketa hukum Ripple dengan Securities and Exchange Commission (SEC) setelah 4,5 tahun berselisih.

Pasalnya, penyelesaian ini menghapus hambatan regulasi besar yang sejak 2020 menghalangi adopsi institusi, sekaligus membuka jalan bagi bursa dan lembaga keuangan AS untuk kembali mengintegrasikan XRP tanpa risiko hukum.***

***Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).