Krusial.com | Aceh Selatan – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, H. Zainal, A. SE, M.Si. mengimbau kepada warga setempat kewaspadaan banjir luapan yang terjadi kapan saja, mengingat Intensitas hujan lebat hingga ekstrim di wilayah Barat-Selatan Aceh.
“Update peringatan dini cuaca wilayah Aceh tanggal 08 Mei 2023 pukul 13.30 WIB masih masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang,” kata Kalak BPBD Aceh Selatan, H. Zainal. A, SE M.Si kepada Krusial.com, Senin 07 Mei 2023.
Menurutnya, berdasarkan update peringatan dini cuaca wilayah Aceh, ada beberapa kecamatan yang masih berpotensi hujan, diantaranya: Bakongan, Kluet Utara, Kluet Selatan, Labuhan Haji, Meukek, Samadua, Sawang, Tapaktuan, Trumon, Pasi Raja, Labuhan Haji Timur, Labuhan Haji Barat, Kluet Tengah, Kluet Timur, Bakongan Timur, Trumon Timur, Kota Bahagia dan Trumon Tengah.

Oleh sebab itu, Zainal mengimbau agar warga selalu waspada terhadap bencana banjir dan resiko terjadinya bencana longsor di wilayah yang pegunungan serta dampak lainnya dari hujan.
“Waspadai terjadinya banjir, longsor, pohon tumbang serta petir, saat ini cuaca diperkirakan belum bersahabat, kami meminta agar warga dapat mewaspadai dampak yang ditimbulkan dari hujan,” imbuhnya.
BPBD Aceh Selatan juga menyampaikan, mewaspadai resiko banjir juga dapat dilaksanakan oleh masyarakat, seperti menghentikan kebiasaan buang sampah di saluran air atau sarana-sarana yang disediakan pemerintah untuk mengendalikan banjir, seperti saluran air di pemukiman, saluran parit yang terhubung ke sungai hingga membuang sampah ke sungai.
“Karena tanpa sengaja kebiasaan buruk tersebut telah menyebabkan tersumbat saluran air, pendangkalan parit pembuangan bahkan dampak kesehatan lainnya,” ujarnya.
Zainal mengatakan, sebaik apapun upaya yang dilakukan pemerintah jika tidak didukung oleh masyarakat tidak akan berfungsi maksimal, oleh sebab itu ia meminta agar masyarakat juga secara mandiri dan masif dapat melakukan mitigasi terhadap resiko bencana banjir.
”Tentunya kita bersama-sama akan terus melakukan upaya penanganan dan pengendalian bencana banjir dan bencana lainnya, sebab bencana tidak hanya berdampak kepada masyarakat akan tetapi menimbulkan dampak luas hingga lumpuhnya pelayanan terhadap masyarakat serta dampak ekonomi sosial,” ucapnya.
BPBD Aceh Selatan mengajak masyarakat Aceh Selatan agar dapat bersama-sama untuk mengoptimalkan penanganan resiko bencana dengan meningkatkan kesadaran dalam memelihara lingkungan.
“Kami harapkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, agar banjir luapan bisa diminimalisir. Akan hal itu kewaspadaan masyarakat harus tetap ada selama musim penghujan ini,” pungkasnya.(*)
Tinggalkan Balasan