Krusial.com | Jakarta – Wisma Foba menggelar acara diskusi, “Insight Connects: Menguak Karakter Profesionalisme dan Entrepreneurship di Circle Muda Aceh”, dan sebagai narasumber Sugianto, SE., MM selaku CEO Tamiang Escalator and Elevator. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula setempat dan dihadiri mahasiswa se-jabodetabek, Rabu (1/03/2023).
Sugianto dalam paparannya, mengajak anak muda Aceh khususnya mahasiswa yang telah selesai pendidikan nanti agar fokus dengan passion masing-masing. Memilih jalan entrepreneurship, ataupun karir profesional adalah sebuah pilihan, yang terpenting hal tersebut harus dijalankan dengan sungguh-sungguh sambil terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri maupun kompetensi.
“Yang ingin jadi entrepreneur jangan takut gagal dalam membangun usaha, karena kegagalan merupakan sekolahnya para entrepreneur dimana dari kegagalan tersebut kita dapat terus belajar dan menjadi lebih baik. Dan bagi yang ingin berkarir di jalur profesional, terus kembangkan kapasitas diri dan mengasah skillset yang sesuai dengan jalur profesional yang ditempuh,” katanya.
Lanjutnya, kami membuka peluang yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa yang tertarik untuk bekerja di kantornya, baik bekerja, part time maupun full time.
Selanjutnya Ketua Umum Wisma Foba, Tibrani, S.IP menyampaikan dalam sambutannya, mahasiswa adalah agent of change, dan perubahan itu dimulai dari diri sendiri sehingga sebagai mahasiswa dan generasi muda dituntut untuk terus merubah diri dengan cara meningkatkan kapasitas diri serta kompetensi, dimana generasi muda akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ke depan, terlebih untuk menyambut bonus demografi dimana pemuda harus betul-betul siap dan memaksimalkan potensi tersebut.
Kemudian Fairuz Alhamdi, BA.IR dalam sambutannya selaku ketua divisi pendidikan Wisma Foba dan juga Program Director dari Insight Connects mengatakan bahwa, kegiatan Insight Connects adalah program rutin bulanan Wisma Foba yang bertujuan sebagai wadah berbagi wawasan (insight sharing), berjelajah karir (career exploring) dan juga pengembangan diri (self-deveopment) bagi mahasiswa-mahasiswa dengan menghadirkan narasumber yang mumpuni, inspiratif dan berpengalaman pada bidangnya.
Acara ditutup dengan santap siang kuah beulangong khas Aceh dan prosesi ramah tamah sesama mahasiswa jabodetabek.(*)
Tinggalkan Balasan