Krusial.com| Aceh Selatan – Unit Usaha Kilang Padi “Tulung – Mulung” BUMG Desa Kampung Sapik Kecamatan Kluet Timur melaunching beras kemasan hasil produksinya pada Kamis (29/12/2022).

Secara resmi Launching beras kemasan ini dipimpin langsung Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran beserta istri, Dandim 0107/ Aceh Selatan Letkol Arh Helmy Ariansyah, Wakapolres Aceh Selatan, Kompol Iswar SH, Anggota DPRK Aceh Selatan, Darman dan Camat Kluet Timur Gusmawi Mustafa.

Dalam sambutannya, Keuchik Desa Sapik, Muzakkir Addin menyebutkan peluncuran beras kemasan unit usaha kilang padi milik BUMG desa yang dipimpinnya tersebut merupakan puncak dari perjuangannya bersama masyarakat.

Sebab lanjutnya program dan konsep mewujudkan BUMG Mandiri merupakan visi-misinya sebagai Keuchik sejak dilantik pada 1 Agustus 2008 lalu.

” Setelah menempuh waktu dan proses sekian lama, akhirnya pada hari ini, Kamis 29 Desember cita-cita ini dapat kami wujudkan,” ucapnya.

Muzakkir melanjutkan, tercapainya harapan tersebut tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama Camat Kluet Timur yang terus mendukung dan melakukan upaya-upaya koordinasi hingga ke provinsi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam membimbing Desa Sapik melalui DPMG Aceh Selatan.

” Masih begitu banyak peluang yang bisa kita raih dalam visi dan misi BUMG Mandiri ini, dengan keterbatasan jangkauan, kebijakan yang bisa kami lakukan tentu kami berharap kepada bapak Bupati, seluruh Kepala Dinas agar terus mendukung agar terealisasi upaya yang sedang kami rintis ini,” imbuhnya.

Kepada komisioner Baitul Mal Aceh, Ikhsan yang berkesempatan langsung menghadiri launching Beras Kemasan tersebut, Keuchik juga berharap dukungan untuk dapat membantu meraih cita-cita dari BUMG Tulung Mulung.

” Dengan berbagai kendala yang kami hadapi tentu kami tidak mampu, untuk itu sebagaimana yang bapak lihat ada brosur Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) untuk meraihnya tentu berbagai pihak berbagai unsur berbagai leading sektor kami mohon dapat berkolaborasi dengan kami pemerintahan Kampung Sapik dalam pencapaian itu,” harapnya.

RKTL yang diangkat Desa Sapik adalah program untuk tahun 2023 dengan nama Kelompok Kaum Ibu Lahan Sehamparan (K2LS) di musim tanam 2023 pihaknya akan coba mendampingi secara langsung dari mulai pengelolaan dan seterusnya sampai panen.

Menjawab hal itu, Komisioner Baitul Mal Aceh, Ikhsan mengatakan pihaknya akan mengupayakan dukungan penuh terhadap program BUMG Desa Sapik, serta menegaskan agar nantinya program tersebut dapat berjalan dengan baik tidak hanya dilaksanakan setengah hati.

” Banyak keuntungan dari hadirnya BUMG di desa-desa, salah satunya mengantisipasi praktek nakal para tengkulak yang secara langsung merugikan petani, hal ini tentu harus kita lakukan dengan baik, Baitul Mal Aceh siap membantunya,” ucap Ikhsan.

Senada dengan itu, Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sangat mendukung pemberdayaan BUMG, pada berapa kesempatan upaya-upaya untuk mendukung BUMG agar terus dapat tumbuh gencar dilakukan.

” Salah satunya baru-baru ini adalah melalui pelaksanaan pameran UMKM BUMG yang dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Aceh Selatan yang ke-77 di komplek RTH Taman Pala Tapaktuan,” bebernya.

Ia berharap Beras kemasan itu dapat muncul ke pasaran dan dapat bertahan serta berkembang, diperlukan dukungan dari seluruh pihak sehingga mampu bersaing dengan produk-produk lainnya.

” Dukungan ini merupakan peran pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membangun perekonomian di Kabupaten Aceh Selatan,” terangnya.

Bupati juga menyinggung RKTL yang telah mendapatkan dukungan Baitul Mal Aceh yaitu Kelompok Kaum Ibu Lahan Sehamparan (K2LS), dirinya berharap RKTL tersebut menjadi contoh pilot project bagi kecamatan-kecamatan lainnya di Aceh Selatan.

“Insyaallah saya selaku Bupati sangat-sangat mengharapkan bahwa program yang telah menunjukkan hasil ini bisa bermanfaat dan menjadi contoh dan juga diikuti oleh BUMG yang ada di Aceh Selatan lainnya,” harapnya.

Selaku pemangku pemerintah yang menjabat sisa waktu 9 bulan lagi, Amran berjanji akan berupaya melayani masyarakat sebaik-baiknya, diakhir masa jabatannya nanti Amran akan mempersembahkan suatu kado yang terbesar bagi masyarakat Aceh Selatan yaitu akan hadirnya rumah sakit Pratama di kawasan Kluet Raya.

” Insyaallah sebelum berakhirnya jabatan saya ini sudah bisa fungsional dan melayani masyarakat di kecamatan Kluet Raya, ini anggarannya hampir mencapai 63 miliar, 3 tahun saya perjuangkan dan sekarang baru akan dibangun,” tutupnya.