Krusial.com | Kuala Simpang –  Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBA) Aceh dilaporkan telah terjun langsung kelokasi bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Tenggara.

Mereka di utus oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, untuk menangani persoalan warga yang terdampak banjir serta menyerahkan beberapa bantuan dari Pemerintah.

“Tim Pemerintah Aceh ini datang untuk membawa bantuan masa panik bagi para pengungsi dan masyarakat terdampak, ” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Kamis, (3/11/2022).

Menurut MTA, selain memberikan bantuan logistik makanan untuk masyarakat terdampak, pemerintah juga membawa bahan bangunan bagi masyarakat yang rumahnya rusak akibat banjir, agar nantinya bisa direhab.

“Saat ini pemerintah terus membangun koordinasi lintas instansi dalam hal penanganan masa panik. Tindak lanjut akan dilakukan secara terpadu setelah mendapatkan informasi dan peninjauan lapangan oleh tim nantinya, ” kata MTA.

Untuk diketahui, banjir bandang di Aceh Tenggara berdampak di 8 kecamatan dan meliputi 23 desa. Setidaknya ada 402 jiwa yang harus mengungsi. Sementara itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia.

“Selain puluhan rumah warga, fasilitas umum seperti jembatan, jalan dan sekolah juga ikut rusak, ” kata MTA. []