Krusial.com | Aceh Selatan – Dalam dua tahun terakhir, Dinas Pendidikan Aceh dinilai cakap menjalankan program, terutama dalam upaya pemerataan pendidikan hal ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Irfannusir Rasman.

“Ada peningkatan prestasi. Terutama pada SMK dan SMA,” kata Irfannusir, Rabu, (2/11/2022).

Hal ini dapat dilihat dari prestasi pelajar SMA dan SMK Aceh di tingkat nasional. Aceh telah berhasil memenangkan sejumlah kompetisi bahkan tingkat kelulusan pelajar Aceh di universitas-universitas terkemuka di Nusantara juga meningkat

” Keputusan Dinas Pendidikan Aceh membuka kelas jarak jauh untuk mendekatkan sekolah ke masyarakat adalah langkah cerdas. Kelas jauh di Pameu dan Jamat, dua desa terpencil di Aceh Tengah, mencegah anak-anak lulusan SMP menganggur karena jarak SMA terdekat dari gampong-gampong itu mencapai puluhan kilometer,” katanya.

Menurutnya dengan membuka kelas jarak jauh, maka orang tua tidak perlu khawatir anak-anak mereka berkendara jauh untuk menikmati pendidikan. Para murid juga dapat membantu orang tua sepulang sekolah.

“Strategi ini sangat memudahkan masyarakat. Dan yang terpenting, tugas negara untuk meratakan pendidikan ke seluruh daerah terwujud,” kata Irfannusir.

Irfannusir juga memuji strategi Alhudri, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, untuk meningkatkan kinerja seluruh “mesin” pendidik di Aceh.

Kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Aceh ke sejumlah daerah terpencil, yang selama ini tidak dilakukan, meningkatkan motivasi para pendidik dan kepala sekolah dalam mendidik.

Alhudri juga mendorong kerja sama dunia kerja dengan SMK. Bahkan di Aceh Timur dibuka jurusan perminyakan untuk mempersiapkan anak-anak Aceh bekerja di ladang-ladang minyak yang berproduksi di daerah itu.

Irfannusir mengatakan kepala dinas adalah pejabat pengambil keputusan. Alhudri, kata dia, menunjukkan kapasitas sebagai kepala dinas yang mampu mengambil keputusan tepat yang dibutuhkan Dinas Pendidikan Aceh saat ini.

“Kelebihan dan terobosan yang diambil harus diapresiasi. Kita harus bersikap objektif. Mungkin ada kekurangan-kekurangan, itu yang perlu kita perbaiki bersama agar mutu pendidikan Aceh moncer,” kata Irfannusir.