Krusial.com | Aceh Tamiang – Banjir yang mengenangi sejumblah pemukiman penduduk di beberapa kecamatan Kabupaten Aceh Tamiang hingga Rabu (2/11/2022) masih bertahan.
Banjir itu dipicu akibat insitas tinggi hujan yang tak berhenti-henti.
Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang menyebutkan ada sebanyak sembilan kecamatan yang masih terkepung banjir.
Kecamatan yang dimaksud di antaranya Bandar Pusaka, Sekerak, Karang Baru, Kota Kuala Simpang, Rantau, Tenggulun, Tamiang Hulu, Bendahara, dan Banda Mulia.
“Imbasnya total ada sekitar 1.085 lebih Kepala Keluarga (KK) yang dilaporkan terdampak atau 4.340 jiwa,” kata Perencana Ahli Muda BPBD Aceh Tamiang Derri Mahrizal.
Derri menjelaskan saat ini untuk beberapa kecamatan di wilayah hulu, seperti Kecamatan Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, dan Sekerak, debit air sudah sedikit menurun.
“Namun, untuk wilayah tengah dan hilir, banjir masih terlihat stabil ketinggian airnya,” katanya.
Bahkan banjir kemungkinan akan terus meluas di wilayah hilir karena wilayah itu merupakan muara terakhir yang akan menerima kiriman air dari wilayah hulu.
Menurut Derri, selain curah hujan yang tinggi, banjir yang merendam pemukiman penduduk juga dipengaruhi luapan Sungai Tamiang.
“Namun demikian, kita semua berharap semoga intensitas hujan dapat segera menurun, sehingga banjir tidak kembali meluas dan segera surut,” ujarnya.
Lebih jauh Derri menambahkan, hingga kini pihak BPBD Kabupaten Aceh Tamiang masih terus melakukan evakuasi terhadap korban banjir, pengumpulan data, serta informasi terkini terkait bencana tersebut. Selain itu, pihak pemerintah daerah juga terus memberikan bantuan dan mendistribusikan kebutuhan pokok terhadap korban banjir.
“Termasuk mendirikan tenda-tenda pengungsian dan dapur umum di setiap kecamatan di beberapa titik,” pungkasnya.(Ros)
Tinggalkan Balasan