Laporan: Safdar.S

Krusial.com| Aceh Selatan– Dalam rangka mewujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Aceh Selatan menggelar Workshop penguatan kapasitas aparat penegak hukum di Tapaktuan, Rabu (12/10/2022).

Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letnan Kolonel Arh Helmy Ariansyah, SE mendapatkan kesempatan untuk menjadi penyampai materi pada kegiatan yang mengikutsertakan para Babinsa Kodim 0107/ Aceh Selatan dan Bhabinkamtibmas Polres Aceh Selatan itu.

Dalam materinya Dandim manyampaikan, bahwa dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) diperlukan sinergitas yang baik dari semua pihak, baik itu pemerintah, BNN, TNI/Polri dan juga seluruh elemen masyarakat.

” Penting dilakukannya Sosialisasi dan Komunikasi, yakni berupa komunikasi langsung, media cetak, media elektronik (radio dan televisi) dan media sosial,” ucap Dandim.

Sementara itu, strategi lainnya yang juga sangat penting adalah show of force, yaitu memberikan warning kepada para pengedar dan penyalahguna agar tidak sampai terjadi penyalahgunaan narkoba.

Dandim Aceh Selatan berharap khususnya kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar terus aktif mensosialisasikan dan mendorong masyarakat di wilayahnya untuk berperan serta dalam memerangi narkoba.

Sementara itu, Kepala BNNK Aceh Selatan Nuzulian, S.Sos mengatakan kegiatan tersebut adalah bentuk sinergitas antara BNN dan pemerintah serta instansi terkait lainnya dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

Lanjut usia, hal ini, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2022 tentang rencana aksi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tahun 2020-2024.

“Selain menjadi kejahatan yang luar biasa, narkoba juga merusak mental manusia yang berdampak pada rusaknya generasi dan tatanan suatu negara. Perkembangan dan penyalahgunaan narkotika saat ini sudah sangat massif, peredarannya pun sudah merambah ke semua kalangan termasuk anak-anak,” beber Nuzulian.

Oleh sebab itu, Nuzulian mengajak para Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk bersama-sama membantu mencegah peredaran narkoba itu dan memerangi peredaran gelap narkoba, menurutnya peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat besar di lingkungan masyarakat dalam memberantas narkoba.

“Kita harapkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Mereka diharapkan menjadi vaksin narkoba,” tutupnya.