Krusial.com — Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga kecamatan di Aceh Barat terlihat menyelimuti ruas jalan hingga Kecamatan Kaway XVI, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 00.17 WIB dini hari.

Pantauan Krusial.com, kepulan asap terlihat mulai dari kawasan Desa Alue Dampak hingga Gampong Mesjid, Kecamatan Kaway XVI.

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Kaway XVI tidak masuk daftar karhutla. Namun asap tersebut diduga terbawa angin dari wilayah lain yang dilanda kebakaran.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Darmawan, mengatakan berdasarkan laporan hingga Selasa (1/9/2026), luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 6,5 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Johan Pahlawan, Samatiga dan Woyla.

“Karhutla berada di Blang Beurandang, Johan Pahlawan, Mesjid Baro, Samatiga, dan Aron Tunong, Woyla,” kata Darmawan.

Luas lahan terbakar masing-masing sekitar dua hektare di Blang Beurandang, tiga hektare di Mesjid Baro dan 1,5 hektare di Aron Tunong.

Darmawan menyebut petugas pemadaman BPBD bersama TNI, Polri, KPH IV Aceh dan masyarakat masih melakukan penanganan di lokasi.

Adapun sarana dan prasarana dikerahkan ke lokasi, disebutkan Darmawan, satu unit mobil D-Max, satu unit Panther, satu unit drone, serta tiga unit mesin pompa air berikut selang.

Menurutnya, angin kencang dan keterbatasan sumber air seperti di Woyla menjadi kendala pemadaman. Begitu pula di Samatiga dan Johan Pahlawan, akses menuju ke lokasi titik apa sulit dilalui.

“Untuk penyebab karhutla masih dalam penyelidikan. Saat ini petugas terus melakukan penanganan untuk mencegah api meluas,” ujar Darmawan.

Asap yang terbawa hingga Kaway XVI diketahui mulai mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Masyarakat sekitar dan yang melintas di kawasan terdampak asap diminta ikut meningkatkan kewaspadaan. ***