Krusial.com – Siswa SMA Negeri 9 Banda Aceh berhasil meraih juara pertama pada Festival Musikalisasi Puisi (Muspus) jenjang SMA/sederajat tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Aceh.

Kegiatan yang berlangsung di Latsar LAN Provinsi Aceh, Kamis (9/7/2026), diikuti oleh sejumlah sekolah dan madrasah undangan dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Acara tersebut turut dihadiri para kepala sekolah, guru pembimbing, dan pendamping peserta.

Peserta dari Kota Banda Aceh terdiri atas SMA Negeri 3 Banda Aceh, SMA Negeri 9 Banda Aceh, dan MAN Model Banda Aceh. Sementara dari Kabupaten Aceh Besar diikuti SMA Negeri 1 Darul Imarah, SMA Negeri 1 Lhoknga, dan MAS RIAB.

Kepala SMA Negeri 9 Banda Aceh, Zulfikar, S.E., M.Si., mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus membuka peluang bagi para siswa untuk mewakili Aceh pada ajang tingkat nasional.

“Alhamdulillah, SMA Negeri 9 Banda Aceh berhasil meraih juara pertama Festival Musikalisasi Puisi tingkat Provinsi Aceh. Selanjutnya kami akan mewakili Aceh pada seleksi tingkat nasional yang dilaksanakan secara daring melalui pengiriman video penampilan,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Zulfikar, yang juga menjabat Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Banda Aceh, menjelaskan bahwa pada tahap nasional seluruh provinsi di Indonesia akan mengikuti seleksi awal melalui pengiriman video.

Menurut informasi dari Balai Bahasa Provinsi Aceh, sepuluh tim terbaik tingkat nasional nantinya akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti penampilan secara langsung.

Adapun siswa SMA Negeri 9 Banda Aceh yang menjadi juara terdiri atas Almira Dwi Riani, Agil Syahputra, M. Ikhsan Pratama, Ahlul Muttaqin, Aisyah, dan Reyfa Syafira.

Mereka dibimbing oleh dua guru pendamping, yakni Agus Yanti, S.Pd., dan Yulia Astuti, S.Pd.

Zulfikar mengungkapkan keberhasilan tersebut merupakan hasil latihan yang dilakukan secara intensif dalam waktu yang cukup panjang.

“Kami sangat bersyukur atas capaian ini. Para siswa telah berlatih dengan sungguh-sungguh, bahkan memanfaatkan masa libur sekolah untuk terus menyempurnakan penampilan, menyelaraskan musik, vokal, dan pembacaan puisi sehingga mampu memberikan hasil terbaik,” katanya.

Menurutnya, Festival Musikalisasi Puisi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, sekaligus meningkatkan kemampuan literasi.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru pembimbing, dan pihak yang telah mendukung hingga prestasi tersebut berhasil diraih.

Para pemenang festival memperoleh trofi, sertifikat, dan hadiah uang pembinaan. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang diwakili Staf Bidang SMA dan PKLK, Zulbahri, S.Pd., M.Ed.***