Area yang dilewati forklift dan truk memerlukan epoxy lantai kuat karena beratnya beban kendaraan, gesekan, dan aktivitas operasional. Bebannya akan semakin bertambah berat bila ketiganya terjadi secara konstan dalam jangka waktu lama.

Bila tidak dilindungi oleh sistem yang tepat, permukaannya akan cepat aus dan berdebu. Alhasil, perawatannya pun menjadi lebih sulit dan permukaan mengalami kerusakan dini.

Sebelum mempertimbangkan sistem yang tepat, simak ulasan di bawah ini untuk semakin memahami tantangan jalur forklift dan trucking.

Tantangan Lantai Heavy-Duty yang Dilewati Forklift dan Trucking

Lantai yang dilalui forklift dan truk setiap hari memiliki beban jauh lebih berat daripada permukaan pada umumnya. Hal ini membuat berbagai tantangan muncul, seperti:

  • Beban Kendaraan Berat

Kendaraan logistik, seperti forklift dan truk, memiliki bobot yang sangat besar. Bobot ini akan semakin bertambah jika mereka membawa banyak barang untuk dipindahkan.

Sayangnya, beban tersebut hanya berpusat pada titik roda yang sangat sempit alih-alih tersebar secara merata. Akibatnya, sejumlah area akan menerima beban lebih berat daripada lainnya sehingga mudah mengalami keretakan hingga ambles.

  • Gesekan Ban dan Alat Operasional

Kendaraan-kendaraan tersebut perlu berjalan, mengerem, meningkatkan kecepatan, hingga bermanuver agar aktivitas logistik bisa berlangsung dengan optimal. Hal ini menimbulkan gaya gesek yang sangat berat.

Tanpa epoxy lantai, gaya gesek tersebut akan menggerus permukaan sehingga membuatnya menjadi tidak rata. Selain mengganggu estetika, kondisi ini juga akan mengganggu stabilitas alat berat saat melakukan tugasnya.

  • Risiko Abrasi pada Permukaan Beton

Risiko terkikisnya permukaan beton semakin tinggi bila dilewati oleh forklift dan truk secara terus-menerus. Hal ini diakibatkan oleh besarnya beban dan gaya gesek yang harus dialami.

Akibatnya, material halus akan lepas dari struktur beton sehingga permukaannya menjadi lebih kasar. Selain itu, kerusakan permukaan beton membuat air lebih mudah masuk dan menimbulkan karat pada tulangan baja.

  • Paparan Oli atau Bahan Kimia

Lantai forklift dan trucking sangat rentan terhadap paparan oli atau bahan kimia yang bersifat korosif. Hal ini disebabkan oleh kebocoran mesin atau tumpahan bahan bakar ketika proses bongkar muat berlangsung.

Beton yang tidak dilapisi epoxy akan menyerap semua cairan tersebut. Alhasil, ikatan beton akan melunak sehingga kekuatannya menurun. Selain itu, noda dari tumpahan tersebut membuat permukaan menjadi licin dan kotor.

  • Kebutuhan Lantai yang Mudah Dibersihkan

Lantai perlu mudah dibersihkan agar tidak mengganggu produktivitas industri. Begitu pula area trucking dan forklift. Jika lantai sulit dibersihkan, waktu yang dibutuhkan untuk melakukannya akan semakin lama.

Manfaat Epoxy Lantai untuk Area Heavy-Duty

Untuk menjawab berbagai tantangan di atas, epoxy khusus dibutuhkan sebagai pelapis lantai ini. Dengan demikian, aneka manfaat dapat dirasakan, seperti:

  • Permukaan Beton Terlindungi

Epoxy mampu menjadi pelindung permukaan beton dari beban berat maupun gesekan secara langsung sebelum menyentuh strukturnya. Beban dan gesekan tersebut akan disebarkan secara merata ke seluruh lantai sehingga lebih awet.

Selain itu, sifatnya yang dapat mengikat pori-pori beton dengan kuat dapat mencegah keretakan akibat tekanan. Hal ini akan mencegah kerusakan yang membutuhkan perbaikan berulang.

  • Lebih Tahan terhadap Abrasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gesekan forklift dan truk dapat membuat permukaan terkikis. Namun, hal ini bisa dicegah bila epoxy lantai industri yang tepat digunakan.

Epoxy tersebut memiliki tingkat kekerasan yang tinggi sehingga lantai lebih kebat terhadap berbagai gesekan maupun goresan beban berat. Jadi, permukaan akan tetap rata dan halus.

  • Lantai Lebih Rapi dan Higienis

Kerapihan dan higienitas adalah faktor penting yang perlu dipenuhi oleh industri. Tidak hanya meningkatkan estetika, lantai yang rapi dan higienis dapat membuat industri tampak lebih profesional dan memenuhi standar yang ada.

Keduanya bisa diwujudkan oleh epoxy lantai karena memiliki tampilan glossy dan seamless. Di sisi lain, pelapis tersebut juga membuat permukaan mudah dibersihkan.

  • Debu dari Permukaan Beton Berkurang

Debu dapat muncul akibat abrasi permukaan beton. Namun, jumlahnya bisa dikurangi jika permukaan dilapisi epoxy seiring dengan menurunnya risiko abrasi. Dengan demikian, udara akan lebih bersih dan sehat.

  • Cocok untuk Area Industri dengan Lalu Lintas Tinggi

Epoxy mampu menahan lalu lintas tinggi karena terbuat dari resin dan hardener. Senyawa kimianya memiliki sifat keras yang tidak mudah retak, melepuh, atau mengelupas.

Memilih Sistem Epoxy Lantai yang Tepat

Beban yang diterima permukaan area forklift dan trucking memang berat sehingga membuat beton cepat rusak. Namun, hal ini bisa diminimalkan dengan menggunakan sistem epoxy yang tepat.

Salah satunya adalah Sikafloor®-161 HC, epoxy primer dengan viskositas rendah, bebas pelarut, dan serba guna. Daya rekat dan kemampuan penetrasinya bagus dengan waktu tunggu antar lapisan yang cepat. Pelapis ini juga mudah diaplikasikan.

Selanjutnya, ada Sikafloor®-161 HC Screed yang juga mudah diaplikasikan dan bebas dari bahan pelarut. Pelapis ini sangat tahan abrasi dan beban mekanis. Daya rekatnya juga bagus dengan tampilan non-slip serta permeable terhadap uap air.

Terakhir, Sikafloor®-263 SL HC bisa diaplikasikan sebagai lapisan top coat karena tahan terhadap bahan kimia dan beban mekanis. Aplikasinya juga mudah dan bisa mengalir dengan baik. Lapisan akhirnya mengkilap, anti-selip, dan kedap cairan.

Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi karena Sika sudah berpengalaman selama 115 tahun dalam menangani aneka proyek, seperti Gardu Lepas Pantai di Jerman. Sika juga pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia yang cocok untuk aneka kebutuhan.

Sistem epoxy lantai Sika bisa menjadi solusi untuk menghadapi tantangan area heavy-duty. Dengan demikian, struktur beton tetap terjaga. Untuk konsultasi lebih lanjut, segera hubungi Kontak/Dukungan Sika.