Krusial.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Selatan melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar resmi menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten tahun 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan talenta muda ini berpusat di SDN 5 Unggul Tapaktuan dan dibuka secara resmi pada Sabtu (16/5/2026).

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdikbud Aceh Selatan sekaligus Ketua Panitia, Teuku Rismarjon, S.Pd., dalam laporan panitianya menyampaikan bahwa ajang tahunan ini merupakan sarana strategis untuk mengeksplorasi bakat, membangun karakter kreatif, berprestasi, serta menanamkan jiwa sportivitas sejak usia sekolah.

Menariknya, Teuku Rismarjon mengungkapkan bahwa pelaksanaan FLS2N dan O2SN tahun ini tetap berjalan prima meskipun di tengah keterbatasan anggaran, di mana kegiatan ini tidak didukung oleh alokasi dana dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disdikbud Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2026.

“Meskipun tanpa dukungan dana pada DPA Disdikbud tahun 2026, agenda wajib nasional ini berkomitmen penuh untuk tetap kita laksanakan. Hal ini dapat terwujud berkat adanya kerja sama yang kuat serta kontribusi swadana dari 206 Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Aceh Selatan,” ujar Teuku Rismarjon.

Ia menjelaskan, para peserta lomba yang berkompetisi merupakan para Juara 1 di tingkat kecamatan yang sebelumnya telah terjaring dan terdaftar resmi pada web ajang talenta tahun 2026.

Total keseluruhan komponen yang terlibat dalam acara ini mencapai 440 orang. Rinciannya terdiri dari 250 orang peserta lomba, 120 orang pendamping, 30 orang dewan juri dan wasit, serta didukung oleh 40 orang panitia pelaksana.

Adapun cabang yang diperlombakan pada FLS2N kali ini meliputi Pantomim, Seni Tari, Kriya, Mendongeng, Gambar Bercerita, Menyanyi Solo, dan Menulis Cerita. Sedangkan untuk ajang O2SN mempertandingkan cabang Pencak Silat, Kid’s Athletics, Senam, Renang, dan Bulu Tangkis.

Untuk memotivasi para siswa, panitia telah menyiapkan penghargaan bagi Juara I, II, dan III berupa uang tunai, trofi, serta sertifikat. Sementara untuk Juara Harapan I akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat.

Lebih lanjut, Teuku Rismarjon menegaskan bahwa peserta yang berhasil meraih peringkat Juara 1 di tingkat kabupaten ini secara otomatis akan mengantongi tiket untuk mewakili Kabupaten Aceh Selatan menuju kompetisi ke tingkat Provinsi.

Melalui kompetisi ini, diharapkan tidak hanya melahirkan juara baru di bidang olahraga dan seni saja, tetapi juga mampu membentuk 8 dimensi profil kelulusan siswa, mulai dari keimanan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, hingga kesehatan dan komunikasi.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri dan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan Ridha Nisfu, S.Pd, jajaran kepala bidang, pengawas binaan SD, serta para kepala sekolah dasar negeri dan swasta se-Kabupaten Aceh Selatan.***