Laporan : Safdar.S

Krusial.com| Aceh Selatan – Mewaspadai cuaca musim penghujan yang disertai angin kencang serta dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat, Babinsa jajaran kodim 0107/ Aceh Selatan terus melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap masyarakat di Aceh Selatan.

Sebagai Bintara Pembina Desa, langkah ini terus dilakukan secara berkala dengan sasaran masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana seperti lokasi pantai dan pegunungan.

Di Kecamatan Kluet Tengah yang berlokasi di pegunungan Babinsa Koramil 11/ Kluet Tengah melaksanakan pemotongan pohon yang rawan tumbang akibat angin kencang, kegiatan ini dibantu masyarakat setempat.

Koptu Handoko Sigit yang merupakan Babinsa setempat langsung berkoordinasi dengan warga melaksanakan gotong-royong membersihkan jalan dan memotong pohon pohon yang dianggap rawan tumbang di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah, Minggu (21/08/2022)

” Kegiatan kerja bakti ini dilakukan guna mencegah kerugian materil dan timbulnya korban jiwa akibat dampak cuaca ekstrim,” tuturnya.

Lebih lanjut Koptu Handoko Sigit menghimbau agar melaporkan jika ada pohon yang rawan tumbang disekitar tempat tinggal agar segera dilakukan upaya-upaya antisipasi.

” Apabila membutuhkan bantuan tenaga, dapat kita lakukan secara gotong royong bersama seluruh warga,” ucapnya.

Sementara itu, untuk masyarakat pesisir pantai, Babinsa Koramil 03/Meukek Serda Esron Sidabutar langsung melakukan monitoring wilayah sambil melakukan Komsos.

” Berhubung saat ini kondisi cuaca di laut sedang tidak menentu, kita mengimbau kepada nelayan agar selalu menjaga keselamatan dan jeli melihat kondisi cuaca jika ingin pergi melaut,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan uBatuud Koramil 03/Meukek Peltu Adri Rahdian, sebagai aparat kewilayahan Babinsa harus mampu menjalin silaturrahmi dan komunikasi yang baik dengan warga binaan sehingga tercipta kedekatan tanpa jarak dalam pelaksanaan tugas.

“Dengan demikian Babinsa bisa melihat langsung kondisi wilayah binaan yang meliputi data demografi, geografi dan kondisi sosial masyarakat di wilayah sehingga dapat mencari solusi untuk mengatasi setiap masalah dan kesulitan yang dialami masyarakat,” tutup Batuud