Krusial.com — Dinas Pendidikan Aceh resmi mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kepala cabang dinas pendidikan kabupaten/kota serta kepala satuan pendidikan di seluruh Aceh, Kamis (30/4/2026).
Dalam surat bernomor 400.3.8/5865, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, menginstruksikan seluruh sekolah untuk menyelenggarakan upacara peringatan Hardiknas pada 2 Mei 2026 pukul 07.30 WIB dengan melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Selain pelaksanaan upacara, sekolah juga diminta mengacu pada pedoman resmi dari Kementerian Pendidikan serta memeriahkan Hardiknas melalui pemasangan spanduk, baliho, dan berbagai atribut pendukung lainnya.
Tidak hanya bersifat seremonial, surat edaran tersebut turut menekankan pentingnya kegiatan lanjutan yang edukatif dan bernilai sosial.
Sekolah didorong melaksanakan berbagai aktivitas positif, seperti gotong royong membersihkan lingkungan sekolah dan fasilitas umum, penanaman pohon produktif, kegiatan sosial berupa donor darah atau menjenguk warga sekolah yang sakit, hingga program pendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Seluruh rangkaian kegiatan juga diminta untuk didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media sosial sekolah maupun kanal resmi Dinas Pendidikan Aceh.
Selain itu, Dinas Pendidikan Aceh menginstruksikan cabang dinas di kabupaten/kota agar mendukung pelaksanaan upacara Hardiknas yang digelar pemerintah daerah dengan melibatkan sekolah di wilayah masing-masing.
Bagi satuan pendidikan yang tidak dapat melaksanakan upacara pada 2 Mei 2026, diberikan kesempatan untuk menggelarnya pada Senin, 4 Mei 2026, dengan tetap melanjutkan berbagai kegiatan positif sebagaimana yang telah diarahkan.
Melalui edaran tersebut, pemerintah berharap peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran lingkungan di kalangan peserta didik serta masyarakat pendidikan di Aceh.***
Tinggalkan Balasan