Krusial.com – Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Aceh Timur. Hestika Hafirda, siswi kelas X SMA Negeri 1 Julok, berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Aceh tahun 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Timur mengumumkan hasil seleksi ketat yang diikuti oleh berbagai siswa SMA, SMK, dan MA dari seluruh pelosok kabupaten pada Kamis (30/4/2026).

Kepala SMA Negeri 1 Julok, Irmi, M.Pd., menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian sang siswi. Menurutnya, keberhasilan Hestika merupakan kebahagiaan besar bagi seluruh warga sekolah.

“Dari Kabupaten Aceh Timur, terdapat dua siswa yang berhasil lolos ke tingkat provinsi, yaitu Teuku Fahish dari MA Insan Qur’ani dan Hestika Hafirda dari SMA Negeri 1 Julok,” jelas Irmi saat memberikan keterangan kepada media, Jumat (1/5/2026).

**Kisah di Balik Prestasi**

Irmi mengungkapkan sisi emosional dari keberhasilan ini. Hestika merupakan seorang anak yatim piatu yang tetap gigih mengejar cita-citanya di tengah keterbatasan. Sosoknya dikenal sebagai siswi yang rajin dan tekun dalam kesehariannya di sekolah.

“Lolosnya Hestika bukanlah sesuatu yang instan. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan latihan sungguh-sungguh hingga ia mampu menyisihkan banyak peserta lainnya. Kisahnya membuktikan bahwa keterbatasan status tidak menghalangi seseorang untuk berprestasi,” tutur Irmi.

Ia berpesan agar Hestika terus menjaga kesehatan dan stamina, mengingat ia akan bergabung dengan delegasi dari 23 kabupaten/kota se-Aceh untuk bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI di tingkat provinsi pada Agustus mendatang.

**Apresiasi dari Cabang Dinas Pendidikan**

Secara terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Timur, Rahmatsah Putra, S.Pd., M.S.M., turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Ia menilai Hestika adalah sosok “duta” yang akan mengharumkan nama Aceh Timur.

“Perjuangan Hestika sebagai seorang yatim piatu sangat pantas diapresiasi. Ia telah memberikan motivasi nyata bagi peserta didik lain agar tidak mudah patah menyerah dalam menggapai cita-cita,” ujar Rahmatsah.

Sebagai bentuk penghargaan, Rahmatsah berjanji akan memberikan sertifikat prestasi kepada Hestika pada peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) September 2026 mendatang.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 1 Julok, para guru pembimbing, serta Kesbangpol Aceh Timur yang telah menyelenggarakan proses seleksi secara adil dan transparan.

“Seleksi ini telah melahirkan putra-putri terbaik yang siap tampil di level provinsi mewakili daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.***