Krusial.com — Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBEN) FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar workshop penulisan karya ilmiah bertema “From Research to Reputable Journals” guna mendorong publikasi mahasiswa ke jurnal bereputasi.

Kegiatan yang diikuti mahasiswa S1 dan S2 Program Studi Bahasa Inggris tersebut berlangsung di ruang teleconference lantai 2 FKIP USK, Sabtu (25/4/2026). Workshop ini menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi dan media untuk memperkuat kapasitas penulisan ilmiah serta publikasi akademik.

Ketua Departemen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP USK, Yunisrina Qismullah Yusuf, mengatakan workshop ini menghadirkan Dr. Tabrani ZA, penulis jurnal bereputasi dengan pengalaman publikasi di jurnal terindeks Scopus Q1, serta Yarmen Dinamika dari Serambi Indonesia.

“Keduanya berbagi wawasan mengenai strategi menulis karya ilmiah berkualitas, teknik menyiapkan naskah agar layak terbit di jurnal bereputasi, hingga pentingnya membangun budaya akademik yang produktif,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan Intan Selian AR dan Julia Makhrami sebagai moderator, sementara kepanitiaan diketuai oleh M. Akbar Triady R dengan Putri Rizka Fonna sebagai sekretaris.

Menurut Yunisrina, workshop ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kompetensi akademik civitas di lingkungan departemen dan program studi.

“Kemampuan menulis dan memublikasikan karya ilmiah pada jurnal bereputasi kini menjadi bagian penting dari kultur akademik di perguruan tinggi,” jelasnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, dosen, mahasiswa, dan peneliti semakin percaya diri dalam mengembangkan hasil riset menjadi artikel ilmiah yang layak terbit, sekaligus memperkuat tradisi akademik yang produktif dan berdampak.

Sementara itu, Koordinator Prodi S2 MPBEN FKIP USK, Iskandar AS, menyampaikan bahwa workshop ini dirancang sebagai ruang belajar yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan akademik peserta.

Menurutnya, pendampingan dalam penulisan karya ilmiah harus terus dilakukan agar hasil penelitian tidak berhenti di seminar, tetapi dapat dipublikasikan dan memberikan kontribusi lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

“Kegiatan ini diharapkan membuka wawasan peserta tentang proses publikasi ilmiah yang benar, mulai dari penguatan ide riset, penyusunan artikel, hingga strategi menembus jurnal bereputasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, Prodi MPBEN berkomitmen mendukung lahirnya karya ilmiah yang unggul, berkualitas, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peserta tidak hanya memperoleh materi teknis, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi.

Workshop ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat budaya akademik dan reputasi publikasi ilmiah di lingkungan FKIP USK, khususnya pada Program Studi MPBEN.***