Krusial.com — Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akhirnya bisa ditutup stagnan di Rp 895 pada perdagangan Kamis (5/3/2026).

Setelah tiga hari bursa sebelumnya, saham emiten Prajogo Pangestu ini selalu memerah.

Sebanyak 53,73 juta saham CDIA diperdagangkan, frekuensi 10.429 kali, dan nilai transaksi Rp 49,21 miliar.

Dalam analisisnya untuk perdagangan Jumat (6/3/2026), MNC Sekuritas menyebutkan bahwa saham CDIA ditutup pada level 895 namun masih didominasi oleh tekanan jual.

Broker efek tersebut CDIA masih bisa melemah ke kisaran 725-865 sehingga merekomendasikan buy on weakness di area tersebut.

Target harga pertama yang dipatok MNC Sekuritas untuk saham Chandra Daya Investsi di Rp 975 dan target harga kedua pada 1.245. “Stoploss di bawah 690,” pungkas MNC Sekuritas.

Sebelumnya, Chandra Daya Investasi (CDIA) mengumumkan aksi pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan dana sebanyak-sabanyak Rp 1 triliun.

Manajemen Chandra Daya Investasi menyebutkan bahwa dana tersebut berasal dari kas internal perseroan secara bertahap, termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham, dan komisi broker, serta biaya lain berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Manajemen Chandra Daya Investasi menyatakan bahwa periode pembelian kembali saham ini berlangsung dari 6 Februari 2026 sampai dengan 5 Mei 2026.

“Perseroan dapat menghentikan pelaksanaan pembelian kembali saham sebelum batas waktu yang ditentukan di atas, atas pertimbangannya sendiri,” sebut manajemen emiten Prajogo Pangestu ini.

Perseroan telah menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham.***