Krusial.com – Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menyebutkan sejumlah faktor yang menyebabkan harga emas turun sejak Sabtu, 31 Januari 2026.  Menurutnya, pasar sedang panik, dipengaruhi oleh perkembangan di Amerika Serikat soal pemilihan ketua the Fed

“Pasar mencermati keputusan Presiden Trump memilih Kevin Warsh yang akan mengantikan Jerome Powell sebagai ketua the Fed,” kata Ibrahim dalam analisisnya, Minggu 1 Februari 2026.  Padahal, Warsh yang pernah menjabat gubenur the Fed, termasuk yang mempertahankan bahkan menaikkan suku bunga.

Hal tersebut berlawanan dengan keinginan Presiden Trump selama ini yang menginginkan suku bunga the Fed turun. “Trump nampaknya ingin menguji Warsh apakah akan mengikuti kemauan Trump atau tidak, atau sudah ada deal-deal tertentu,” ucap Ibrahim.

Menurutnya, pasar akan melihat sampai bulan April, kebijakan Trump untuk menurukan suku bunga akan terealisasi. Kondisi ini menyebabkan kepanikan pasar yang membuat harga emas dunia dan logam mulia turun drastis.

Selain itu, situasi kemananan di AS sendiri sedang tidak kondusif karena aksi protes di kota Minneapolis. Aksi yang disertai aksi mogok belajar para mahasiswa itu, menuntut penarikan agen imigrasi federal.

Para demonstran turun ke jalan setelah aksi penembakan aparat imigrasi terhadap dua warga AS. Aparat juga melakukan tindak kekerasan pada para pengunjuk rasa.***