Krusial.com — Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) ditutup menguat 4,37% ke Rp 1.075 pada perdagangan Jumat (30/1/2026). Saham emiten portofolio Lo Kheng Hong ini diserap asing.
Sebanyak 13,30 juta saham Gajah Tunggal diperdagangkan, frekuensi 1.548 kali, dan nilai transaksi Rp 14,05 miliar. Investor asing membukukan net buy saham berkode GJTL Rp 1,77 miliar.
Saham emiten produsen ban ini akhirnya menghijau setelah 5 hari bursa sebelumnya selalu ditutup di zona merah. Dalam sepekan terakhir, saham Gajah Tunggal masih minus 4,02%.
Secara valuasi, saham GJTL undervalue alias diskon. Rasio price to book value (PBV) di 0,37 kali. Alias nilai buku per sahamnya mencapai Rp 2.905 atau hampir Rp 3.000. Sedangkan price earning ratio (PER) 3,56 kali (annualized).
Nilai kapitalisasi pasar Gajah Tunggal hanya Rp 3,74 triliun, padahal penjualan bersihnya alias omzet dalam 9 bulan 2025 mencapai Rp 13,12 triliun dengan laba bersih Rp 789,69 miliar.
Saham Gajah Tunggal juga kerap diakumulasi Lo Kheng Hong. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 20 Januari 2026, kepemilikan Lo Kheng Hong bertambah jadi 207.320.100 (5,95%) saham, dari sebelumnya 206.520.100 (5,93%) saham.***
Tinggalkan Balasan