Krusial.com — Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (13/1/2026), ditutup menguat 63,5 poin (0,72%) ke level 8.948,3. IHSG kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).

Sejumlah saham terpantau memberikan cuan besar mulai dari saham SOLA hingga SKBM dengan lonjakan harga 24% sampai 34%.

Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 33,43 triliun. Sebanyak 358 saham naik, sedangkan 349 saham turun dan 251 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 60,4 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 3,75 juta kali.

Sejumlah sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Sektor yang menguat paling tinggi yakni sektor barang baku sebesar 2,67%.

Diikuti, penguatan di sektor perindustrian sebesar 2,12%, sektor properti 1,77%, sektor barang konsumen non-primer 0,75%, dan sektor kesehatan 0,73%, sektor infrastruktur 0,33%, dan sektor keuangan 0,30%.

Sebaliknya, pelemahan melanda sektor barang konsumen primer 1,85%, sektor transportasi 0,91%, sektor teknologi 0,73%, dan sektor energi 0,54%.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pasar terlihat masih gamang menimbang tarik-menarik sentimen global dan domestik.

Pilarmas menilai, sentimen eksternal masih menjadi penopang utama pergerakan bursa Asia, termasuk Indonesia. Penguatan Wall Street, di mana indeks S&P 500 dan Dow Jones kembali mencetak rekor tertinggi, memberi dukungan psikologis meski dibayangi ketegangan geopolitik global serta isu independensi The Fed.

Dari dalam negeri, keberlanjutan stimulus ekonomi pemerintah pada 2026 dinilai menjadi bantalan penting bagi konsumsi. Insentif pajak, dukungan sektor perumahan, hingga stimulus UMKM diharapkan mampu menjaga daya beli dan menopang ketahanan ekonomi nasional.

Namun demikian, Pilarmas mengingatkan pasar masih dibayangi risiko dari sisi fiskal. Proyeksi defisit APBN 2026 yang berpotensi melebar di atas 3% terhadap PDB dapat meningkatkan sikap hati-hati investor, terutama pada aset berisiko.

Cuan Besar

Hari ini, saat IHSG menguat, sebanyak 5 saham memberikan cuan paling besar dengan kenaikan harga di atas 24% sampai 34% hanya dalam sehari.

Saham-saham tersebut antara lain PT Solare RCR Energy Tbk (SOLA) yang melesat 34,62% menjadi Rp 175, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) melejit 34,31% menjadi Rp 137, dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH) melonjak 25% menjadi Rp 2.100.

Kemudian, saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) meningkat 24,84% menjadi Rp 4.020, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) terangkat 24,77% menjadi Rp 680.

Sementara itu, ada beberapa saham yang ambruk, antara lain PT Golden Flower Tbk (POLU) yang longsor 14,98% menjadi Rp 22.700, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) ambles 14,8% menjadi Rp 8.350, dan PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) jatuh 14,66% menjadi Rp 99.

Lalu, saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) terjungkal 14,46% menjadi Rp 426, dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) terkikis 12,69% menjadi Rp 585.***