Krusial.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik tahap awal ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Pasalnya, provinsi Aceh hingga kini masih mengalami keterbatasan akses akibat kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan.
“Bantuan tersebut ditujukan untuk wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamuang. Distribusi bantuan tahap awal dilakukan melalui Pelabuhan Krengkuku,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (30/11/2205).
Abdul menjelaskan logistik yang dikirim meliputi lima set tenda, satu unit genset, satu unit satelit internet Starlink, satu perahu dan 50 dus makanan siap saji. Kemudian, ada 33 paket hygiene kit, lima paket perlengkapan bayi, delapan karton popok anak, 10 karton pembalut wanita serta 50 kotak susu.
“lalu ada lima dus minyak goreng, dua karung kelambu, tiga karung terpal, tiga set tenda keluarga dan tiga karung velbed. Terakhir berbagai kebutuhan pangan seperti wafer, regal, malkist, lima karung beras, dan 100 karton air mineral,” ucap Abdul Muhari.
Menurut Abdul Muhari, bantuan ini diprioritaskan untuk wilayah yang masih sulit dijangkau akibat kerusakan akses penghubung antar wilayah. Sementara, logistik untuk rute Pelabuhan Kuala Langsa meliputi lima set tenda, tiga unit perahu, 50 dus makanan siap saji, 33 paket hygiene kit hingga lima paket perlengkapan bayi.
“Kami pastikan penyaluran melalui jalur laut menjadi opsi utama untuk menjangkau daerah-daerah yang hingga kini belum dapat ditembus kendaraan darat. Distribusi bantuan lanjutan di masing-masing wilayah akan dikoordinasikan bersama BPBD serta unsur TNI-Polri untuk memastikan bantuan segera sampai kepada warga terdampak,” ucap Abdul Muhari.
Sebelumnya, Polri kembali mengirimkan 4.459 kilogram bantuan logistik kepada para korban terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bantuan ini dikirimkan untuk memperkuat operasi tanggap darurat bencana di sejumlah lokasi terdampak.
“Hari kedua ini merupakan bentuk konsistensi dalam mendukung penanganan bencana di sejumlah daerah. Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” kata Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025). ***
Tinggalkan Balasan