Krusial.com — Daftar perubahan kepemilikan saham lebih dari 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/11), menampilkan PT Henan Putihrai Aset Management yang membeli saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), emiten konstruksi pemilik Subang Smartpolitan.

Perusahaan sekuritas yang dikenal dekat dengan Grup Prajogo Pangestu ini, membeli 4,58 juta lembar saham lewat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), membuat porsi kepemilikannya naik menjadi 8,12%.

Perubahan kepemilikan saham juga terjadi pada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), setelah PT Maybank Sekuritas Indonesia masuk sebagai investor baru dengan kepemilikan di atas 5%. Perusahaan sekuritas ini memborong 1,73 miliar lembar saham ENRG dan kini menjadi pemegang 6,6% saham perusahaan energi milik Grup Bakrie.

PT Olive Power Invest juga menjadi investor baru di produsen furniture PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV). Setelah membeli 1,29 miliar saham lewat PT Tuntun Sekuritas Indonesia, investor ini pun mengendalikan 67,9% saham.

Saham PT Gozco Capital juga terpantau meningkatkan porsinya di emiten bank digital PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Gozco Capital membeli 72,45 juta lembar saham BBYB lewat PT Semesta Indovest Sekuritas, membuat kepemilikannya naik menjadi 7,16%.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) lalu menambah 1,67 juta saham di produsen emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), membuat porsi pengendaliannya naik menjadi 57,46%. Pembelian ini dilakukan lewat PT Indo Premier Sekuritas.

Sementara itu, UBS Switzerland AG menjual 4,66 miliar saham perusahaan pertambangan batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Meski investor ini cukup rutin menjual saham, ini merupakan transaksi terbesar dan membuat kepemilikannya turun dari 6,38% ke 5,12%. BUT Deutsche Bank AG memfasilitasi penjualan saham ini.

HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self juga menjual saham BUMI sebanyak 273 juta lembar, namun masih memiliki 7,75% saham. Penjualan dilakukan lewat PT Bank HSBC Indonesia.

PT Sentosa Bersama Mitra mengurangi saham di perusahaan energi PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) sebanyak 12,24 juta lembar. Porsi sahamnya di RAJA kini turun tipis ke 35,32% menyelesaikan penjualan lewat PT Henan Putihrai Sekuritas.

Sekuritas yang sama juga memfasilitasi penjualan 2,23 juta saham perusahaan energi milik Prajogo Pangestu yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO), yang dilakukan oleh PT Caraka Reksa Optima. Saham investor ini turun ke 26,28%.

Terakhir, PT MNC Sekuritas memfasilitasi penjualan 1,05 juta saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), yang dilakukan oleh PT Media Nusantara Citra Tbk. Investor ini masih memiliki 8,63% saham di emiten media tersebut.***