Krusial.com — Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) naik tipis 0,09% ke Rp 27.025 pada perdagangan Jumat (21/11/2025). Saham emiten pertambangan ini diborong oleh investor asing.

Sebanyak 2,05 juta saham UNTR diperdagangkan, frekuensi 3.469 kali, dan nilai transaksi Rp 55,48 miliar. Investor asing mencetak net buy di saham United Tractors Rp 21,09 miliar kemarin.

Sepanjang pekan ini, saham anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini mayoritas memerah dan dua kali hijau. Saham berkode UNTR melemah 3,65% untuk satu pekan terakhir, tapi masih melompat 10,76% dalam tiga bulan.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mengungkapkan meskipun penjualan alat berat Komatsu dan harga batu bara UNTR melemah di 3Q25, kenaikan harga emas memberikan katalis positif. Estimasi laba bersih untuk FY25–27 dinaikkan sekitar 5–7% setelah dilakukan valuasi ulang atas aset emas UNTR.

Sebagai informasi, sepanjang 9 bulan 2025, UNTR mencetak pendapatan bersih alias omzet Rp 100,46 triliun. Naik tipis dari Rp 99,55 triliun di periode yang sama tahun 2024. Sedangkan laba bersih melemah ke Rp 11,47 triliun dari Rp 15,59 triliun.

Adapun hingga akhir September 2025, laba per saham UNTR Rp 3.160. Jika disetahunkan (annualized), laba per saham UNTR sekitar Rp 4.102.

Target Harga Saham

Menurut BRIDS, ekspansi tambang emas di Martabe dan potensi pengembangan tambang Doup (dengan kapasitas olah sampai 3 juta ton) serta eksplorasi bawah tanah menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang. Sementara itu, segmen kontraktor, alat berat, dan pertambangan tetap menjadi pilar arus kas UNTR.

“Dengan harga saham di 27.050, UNTR mencatatkan pertumbuhan sebesar +10,86% selama 3 bulan terakhir, ditambah net buy asing sebanyak Rp 829,36 miliar (buy Rp 3,48 triliun vs sell Rp 2,65 triliun),” jelas ulasan BRIDS baru-baru ini.

BRIDS mematok target harga UNTR ditetapkan pada Rp 32.200, berdasarkan valuasi ulang aset emas UNTR menggunakan pendekatan peer domestik (EV/resource). Rating dipertahankan buy, didorong oleh arus kas bebas yang sehat dan potensi upside dari emas.***