Krusial.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan, potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga sangat lebat melanda Jabodetabek. Intensitas cuaca ekstrem paling tinggi itu, diprediksi terjadi di wilayah Jawa Barat, khususnya Bogor, Depok, dan Bekasi.

Peringatan ini dikeluarkan setelah banjir kembali melanda Jakarta pada Selasa (18/11/2025). BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 42 RT di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat terendam banjir. 

Kondisi ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak siang hingga sore pada hari Selasa. Sejak saat itu, BMKG merilis peringatan dini cuaca Jabodetabek untuk hari ini dengan tingkat intensitas berbeda.

DKI Jakarta diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat yang berpotensi menambah genangan di titik-titik rawan banjir. Wilayah Banten, khususnya Kota dan Kabupaten Tangerang, juga diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. 

Ketiga wilayah ini berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Kondisi dapat memicu banjir bandang, longsor, dan gangguan transportasi.

Waspada terhadap kemungkinan banjir, genangan, longsor, dan pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat di seluruh wilayah diminta tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyoroti banjir yang merendam 42 RT di Jakarta. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan situasi ini dipengaruhi curah hujan tinggi. 

Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi membuat Pos Sunter Hulu berada pada status siaga dua. Sementara Pos Angke Hulu dan Pintu Air Karet tercatat berada pada level waspada/siaga tiga.