Krusial.com — Wakil Perdana Menteri (PM) China He Lifeng dijadwalkan bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) AS Scott Bessent di Malaysia. Adapun kedua negara berusaha meredakan ketegangan akibat ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump kepada China.

Meski pertemuan keduanya dianggap upaya mencegah eskalasi perang dagang, namun pasar tentunya menunggu dan semakin berhati-hati sebelum hasil pertemuan akan diumumkan.

Pasalnya, kala Trump resmi menjatuhkan tarif 155% ke China, pasar crypto bereaksi dengan Bitcoin ambruk ke US$108.052, Rabu (22/10/2025).

Maka dari itu, jika pertemuan ini menghasilkan kemajuan dan meredakan ketegangan tarif Trump, pasar crypto mungkin mengalami kenaikan dan stabilitas harga aset meningkat.

Namun, sebaliknya, jika tidak ada kemajuan, bisa menimbulkan sentimen negatif yang menyebabkan para investor kabur untuk menghindari risiko dan penurunan harga aset crypto.

Seperti diketahui, sektor teknologi, saham dan pasar crypto sangat sensitif terhadap kebijakan tarif, sehingga para investor perlu memantau dengan cermat hasil pertemuan kedua negara.

Jika ancaman soal tarif bisa diredam, sejumlah analis meyakini bahwa perang dagang akan usai. Dengan begitu, pasar diramal bakal terima likuiditas hingga miliaran dolar AS.***

Disclaimer: Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan. Setiap orang diimbau melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar cryptocurrency.