Krusial.com — Kesiapan mental dan konsentrasi penuh menjadi aspek penting Timnas Indonesia saat menghadapi laga krusial melawan Arab Saudi pada pertandingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyebut laga itu bahkan bisa disebut final sesungguhnya Grup B.
“Saya pikir pertandingan besok adalah sebuah final. Pertama-tama, kami sudah memainkan dua laga yang bisa disebut final, tapi besok benar-benar final yang sesungguhnya,” kata Kluivert dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa (7/10/2025), dikutip dari laman Kita garuda.
Kluiver mengakui absennya penjaga gawang Emil Audero menjadi kehilangan tersendiri, tetapi ia memastikan bahwa Maarten Paes dalam kondisi prima untuk tampil. Selain itu, ketajaman tim dalam situasi bola mati juga menjadi fokus.
“Tentu saja, saya sedikit kecewa dengan absennya Emil Audero, dia tampil luar biasa di US Cremonese dan juga di Timnas Indonesia. Namun, Maarten Paes sudah kembali, kondisinya sangat baik, seharusnya dia sudah bermain di laga terakhir bersama FC Dallas,” ujarnya.
“Di laga sebelumnya kami mencetak dua atau tiga gol dari situasi bola mati, jadi kami harus mengeksekusinya dengan baik lagi besok. Kami harus tajam seperti pisau, tidak hanya di bola mati, tapi di sepanjang pertandingan. Selama 90 menit penuh, kami harus tetap tajam,” kata Kuivert menambahkan.
Meski sebagian besar pemain baru tiba dari Eropa dua hari sebelum pertandingan, Kluivert menolak menjadikan hal tersebut sebagai alasan. Ia meminta pemain fokus dan tajam secara mental, serta bertanggung jawab dan memenuhi harapan besar dari masyarakat Indonesia.
“Saya tidak mau mencari alasan meski banyak pemain datang dari Eropa kemarin dan hari ini. Itu bukan alasan. Besok adalah pertandingan yang penting, kami harus tajam secara mental, segar secara pikiran,” ucapnya.
“Inilah pertandingan yang diimpikan setiap pemain muda maupun profesional. Ini adalah laga di mana segalanya benar-benar dipertaruhkan.”
Sementara, Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes mengakui laga kontra Arab Saudi akan sulit. Namun, ia yakin skuad Garuda bisa tampil kompetitif berkat semangat dan dukungan suporter.
“Besok akan menjadi pertandingan yang berat dan sulit, kami sudah dua kali bermain melawan mereka, dan tahun lalu kami juga sempat datang ke sini, jadi kami tahu seperti apa kondisi yang akan kami hadapi. Kami tahu ini tidak akan mudah, tapi bukan berarti mustahil,” ujarnya.
Dukungan dari para suporter selalu menjadi sumber semangat tersendiri bagi para pemain. Ia menyebut atmosfer yang diciptakan pendukung Indonesia memberikan motivasi besar bagi tim untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.***
Tinggalkan Balasan